Diskominfo dan DWP Ciamis turun ke Posyandu Melati Pakuncen pastikan Vitamin A tepat sasaran dan lakukan pembinaan 6 SPM dukung percepatan penurunan stunting
Buletin News.id
Ciamis, Buletin News– Pemerintah Kabupaten Ciamis memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah untuk memastikan pelayanan dasar kesehatan hadir hingga ke tingkat masyarakat.
Komitmen itu diwujudkan melalui keterlibatan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ciamis sebagai bagian dari Tim Pembina Posyandu (TP Posyandu) Kabupaten Ciamis. Diskominfo turun langsung melakukan monitoring pemberian Vitamin A di Posyandu Melati, RT 003/RW 023, Lingkungan Desa Kolot, Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Ciamis, pada Senin, 24 Agustus 2026.

Kegiatan monitoring dilakukan bersama RSUD Ciamis, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Diskominfo Ciamis, serta Tim Pembina Posyandu Kelurahan Ciamis. Fokus utama adalah memastikan pemberian Vitamin A dan obat cacing bagi balita berjalan tepat sasaran sesuai standar kesehatan pada periode Februari dan Agustus 2026.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembinaan Posyandu melalui penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
DWP Perkuat Edukasi Keluarga
Keterlibatan DWP Diskominfo Ciamis menjadi penguat dalam aspek edukasi. DWP berperan aktif mendorong pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan layanan Posyandu, pemenuhan gizi anak, serta pemantauan tumbuh kembang balita.
Ketua DWP Diskominfo bersama kader memberikan edukasi langsung kepada ibu balita yang hadir, terkait manfaat Vitamin A untuk daya tahan tubuh dan kesehatan mata anak.
Monitoring ini merupakan bagian dari program Intervensi Serentak Upaya Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) Provinsi Jawa Barat. Program tersebut diarahkan untuk memastikan ibu hamil dan balita memperoleh pelayanan sesuai standar, sekaligus menghadirkan data status gizi yang akurat sebagai dasar perencanaan program.
Peran Komunikasi Publik
Sebagai bagian dari TP Posyandu, Diskominfo Ciamis tidak hanya menjalankan fungsi publikasi, namun juga memastikan pesan-pesan pembangunan tersampaikan dan dipahami masyarakat.
Kehadiran di lapangan menjadi momentum untuk melihat langsung implementasi program sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah, pengurus Posyandu, kader, dan warga.
Komunikasi publik menjadi kunci keberhasilan program kesehatan masyarakat. Informasi mengenai manfaat Vitamin A, pentingnya datang ke Posyandu, pemenuhan gizi, dan pencegahan stunting harus disampaikan dengan bahasa sederhana, mudah dipahami, dan menjangkau keluarga secara luas.
Hal ini sejalan dengan semangat transformasi komunikasi pemerintahan, bahwa informasi tidak berhenti pada publikasi, tetapi harus mampu mendorong partisipasi masyarakat.
Melalui sinergi lintas sektor antara Diskominfo, DWP Diskominfo, RSUD Ciamis, TP Posyandu, dan para kader, diharapkan kualitas pelayanan Posyandu di Kabupaten Ciamis semakin meningkat, tidak hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan penguatan ketahanan keluarga.
(Yana Kurniawan)





