Atlet Muda Al Asad Academy Archery Ciamis Borong Medali di Kejuaraan Panahan Kemenpora–KPBI Bogor

Atlet Muda Al Asad Academy Archery Ciamis Borong Medali di Kejuaraan Panahan Kemenpora–KPBI Bogor

Buletin News.id

BOGOR || Atlet panahan dari Yayasan Al Asad Academy Archery Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meraih prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Panahan Bantalan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) – KPBI Bogor. Kompetisi yang diikuti pelajar dari berbagai daerah ini menyoroti performa atlet muda usia sekolah dasar yang dinilai memiliki potensi besar di masa depan. Sabtu, (29/11/2025).

Perolehan medali kontingen Al Asad Academy Archery menjadi salah satu capaian paling menonjol, terutama di nomor bantalan dan kualifikasi kategori Putri.

Pada nomor Juara Bantalan Putri 4–6 meter, lima atlet Al Asad Academy naik podium tertinggi dengan medali emas:
Azkiya Namira, Nismara Amadia Putri, Nadhira Azzahra Ginanjar,
Kayla Muazara Putri, dan Emily Yoshe Fauzan.

Sementara itu, di nomor Kualifikasi Putri 4–6 meter, Azkiya Namira kembali meraih medali emas, disusul Nismara Amadia Putri dengan medali perunggu. Konsistensi skor dan ketepatan bidikan mengantarkan Azkiya Namira Putri juga dinobatkan sebagai:
Juara Umum kategori putri 4–6 meter (Medali Emas).

Di kategori lebih muda putri 1–3 meter, Faryal Mecca Fauzan berhasil memperoleh medali perak, menjadi satu-satunya wakil Al Asad di kelompok usia tersebut yang mencapai babak final.

Perwakilan pengurus yayasan, Lilis Saodah, yang juga menjabat sebagai pengurus komunitas panahan Al Asad Academy Archery Kabupaten Ciamis, mengatakan pembinaan atlet usia dini di Ciamis terus menjadi fokus yayasan.

“Prestasi ini bukan keberhasilan instan. Ini buah dari proses panjang mulai dari pembinaan teknik, pembentukan mental bertanding, hingga dukungan orang tua. Kami ingin panahan menjadi wadah tumbuhnya karakter disiplin dan sportivitas bagi anak-anak Ciamis,” ujar Lilis saat diwawancarai di sela acara.

Lilis menegaskan bahwa pihak yayasan menjunjung prinsip kejujuran, sportivitas, dan pembinaan yang sehat, sebagaimana diatur dalam etika olahraga dan pendidikan karakter.

Salah satu atlet peraih emas, Azkiya Namira Putri, diminta maju sebagai perwakilan siswa untuk memberikan pernyataan resmi. Ia menyampaikan pesan dengan lugas dan percaya diri.

“Saya bersyukur dan bangga bisa mewakili Al Asad dan Kabupaten Ciamis. Medali emas ini saya persembahkan untuk sekolah, pelatih, dan semua yang mendukung kami. Semoga panahan makin dikenal dan digemari teman-teman seusia kami,” ucapnya.

Faryal Mecca Fauzan peraih perak di kategori 1–3 meter juga menyampaikan rasa terima kasih kepada tim pelatih.

“Saya masih harus banyak berlatih. Tapi saya senang bisa berprestasi. Terima kasih kepada Bu Lilis, pelatih, dan orang tua saya. Saya akan belajar dari pertandingan ini,” katanya.

Dengan raihan enam medali, predikat juara kualifikasi, serta gelar juara umum, Al Asad Academy Archery menunjukkan bahwa pembinaan panahan berbasis yayasan di daerah mampu bersaing di level nasional, Tanpa meninggalkan komitmen pada kode etik pendidikan, kode etik keolahragaan, dan etika komunikasi publik.

Kompetisi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya generasi pemanah muda dari Ciamis yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga berakhlak baik, menjunjung kejujuran, dan mempraktikkan nilai sportivitas dalam setiap kejuaraan.

(Ape)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *