Lestarikan Tradisi, Kadisbudpora Ciamis Hadiri Giat Budaya di Apun Pageur Gunung Cisaga

Oplus_131072

Lestarikan Tradisi, Kadisbudpora Ciamis Hadiri Giat Budaya di Apun Pageur Gunung Cisaga

Buletin News.id

CIAMIS || Semangat pelestarian adat dan tradisi kembali bergelora di wilayah Kecamatan Cisaga. Hari ini, Sabtu (14/02/2026),

masyarakat setempat menggelar Giat Budaya Apun Pageur Gunung yang berlangsung khidmat dan meriah.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Dian Budiana

Acara ini menjadi istimewa dengan kehadiran langsung Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Dian Budiana, didampingi Sekretaris Disbudpora, Hendri Ridwansyah.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat
Ini terbukti dengan hadirnya pimpinan Disbudpora Ciamis ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap upaya pemajuan kebudayaan di tingkat lokal.
Dalam sambutannya, Dian Budiana mengapresiasi konsistensi masyarakat Cisaga dalam menjaga warisan leluhur.

“Kegiatan budaya seperti Apun Pageur Gunung ini bukan sekadar seremoni, melainkan fondasi karakter bangsa.

Kami di dinas sangat mendukung inisiatif masyarakat yang terus menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal,” ujar Dian Budiana.

Antusiasme Warga dan Budayawan
Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan warga tumpah ruah mengikuti prosesi adat.
Tidak hanya warga lokal, sejumlah tokoh budaya dan praktisi seni dari berbagai wilayah di Ciamis turut hadir untuk menyaksikan sekaligus berpartisipasi dalam ritual budaya tersebut.

Suasana guyub terpancar saat masyarakat bersama-sama mengikuti tahapan kegiatan yang sarat akan makna filosofis tentang hubungan manusia dengan alam dan Sang Pencipta.
Poin Penting

Masyarakat adat, penggiat budaya, dan warga setempat.
Bertujuan Melestarikan tradisi lokal dan mempererat silaturahmi antar warga melalui jalur kebudayaan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan destinasi budaya di Cisaga semakin dikenal luas dan mampu menarik minat generasi muda untuk tetap mencintai identitas budayanya sendiri.

(Yana Kurniawan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *