Pelatihan Penjamah Makanan SPPG Korwil Ciamis, Perkuat Standar Kesehatan Konsumsi Siswa
Buletin News.id
CIAMIS || Guna menjamin keamanan dan kualitas konsumsi bagi siswa di lingkungan sekolah, Satuan Pelayanan Pengelolaan Gizi (SPPG) Koordinator Wilayah (Korwil) Ciamis menggelar Pelatihan Penjamah Makanan pada Jumat (27/3). Kegiatan yang berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Ciamis ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dari seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis yang memberikan materi penting terkait kesehatan lingkungan (Kesling). Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa peran penjamah makanan tidak hanya sebatas memasak, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mencegah kontaminasi penyakit melalui penerapan standar sanitasi yang ketat.
Fokus utama pelatihan mencakup beberapa aspek penting. Di antaranya adalah higiene perorangan, yang menekankan pentingnya kebersihan diri bagi petugas yang bersentuhan langsung dengan bahan makanan. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman tentang sanitasi peralatan, termasuk cara mencuci dan menyimpan alat masak yang benar guna menghindari pertumbuhan bakteri. Aspek lain yang tidak kalah penting adalah pengelolaan limbah, guna menjaga kebersihan area dapur dan lingkungan sekitar SPPG agar tetap sehat dan higienis.

Ketua panitia penyelenggara menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk menyeragamkan standar pelayanan gizi di seluruh SPPG se-Kabupaten Ciamis. Dengan jumlah peserta yang mencapai 200 orang, diharapkan dampak positif dari kegiatan ini dapat segera dirasakan oleh para siswa di sekolah masing-masing.
“Kesehatan siswa berawal dari dapur yang bersih dan penjamah makanan yang teredukasi. Kami ingin memastikan setiap porsi makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan,” ujar perwakilan penyelenggara di sela kegiatan.
Pelatihan yang berlangsung secara khidmat dan interaktif ini juga diwarnai dengan sesi diskusi aktif. Para peserta berbagi pengalaman serta membahas berbagai kendala teknis terkait kesehatan lingkungan yang sering ditemui di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pelayanan gizi di lingkungan sekolah semakin meningkat, sehingga mampu mendukung kesehatan dan tumbuh kembang siswa secara optimal.
(Yana Kurniawan)





