Sinergi Pemerintah dan Media Diperkuat, Indramayu Tegaskan Komitmen Lawan Disinformasi
Buletin News.id
INDRAMAYU || Di tengah derasnya arus informasi digital yang kian cepat dan rentan disinformasi, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama insan pers memperkuat sinergi. Momentum tersebut terlihat dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar Bupati Indramayu, , dengan Sekretaris AMKI Jawa Barat serta jajaran Pengurus AMKI Indramayu di Pendopo Indramayu, Rabu (18/3/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kebersamaan di bulan Ramadan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk memperkuat peran media dalam menjaga kualitas demokrasi lokal, meningkatkan transparansi pemerintahan, serta menangkal penyebaran hoaks di tengah masyarakat.

Sekretaris AMKI Jawa Barat, , menegaskan pentingnya membangun kolaborasi yang sehat antara media dan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci dalam menjaga arus informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan mencerdaskan masyarakat.
“Sinergitas antara media dan pemerintah daerah sangat penting, terutama dalam menjaga arus informasi yang sehat dan mencerdaskan masyarakat,” ujar Eko, yang juga merupakan lulusan ToT Lemhannas 2023 DKI Jakarta.
Sementara itu, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat membutuhkan peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan berbagai program pembangunan secara terbuka dan akuntabel kepada publik.
“Kami sangat terbuka terhadap insan media. Kritik dan masukan tentu menjadi bagian penting dalam membangun Indramayu yang lebih baik,” ungkapnya.
Ketua AMKI Indramayu, , menegaskan bahwa media memiliki peran lebih dari sekadar penyampai informasi. Ia menekankan bahwa media juga harus hadir sebagai pengawal kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Kami di AMKI tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengawal kebijakan publik. Sinergi harus melahirkan informasi yang jujur dan berpihak pada masyarakat,” tegasnya.
Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa kuatnya sinergi antara media dan pemerintah tidak boleh menggerus independensi pers. “Sinergi boleh kuat, tapi independensi media tetap harga mati,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun hubungan yang semakin solid antara pemerintah daerah dan insan pers, demi menciptakan ekosistem informasi yang sehat, transparan, dan terpercaya bagi masyarakat Indramayu.
(Kosim)





