Lucky Hakim dan Syarifuddin Resmi Dilantik, Siap Wujudkan Visi “Beberes Dermayu”
BuletinNews.id
Indramayu – Kabupaten Indramayu kini memiliki pemimpin baru. Pada tanggal 20 Februari 2025, Lucky Hakim dan Syaefudin resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara bersama dengan kepala daerah lainnya. Mengusung nomor urut 02 dalam Pilkada dengan tagline “Beberes Dermayu”, mereka kini dihadapkan pada tugas besar untuk mengimplementasikan visi dan misi dalam membangun Kabupaten Indramayu ke arah yang lebih baik.

Visi dan Misi Kepemimpinan Baru
Sebagai pemimpin daerah, Lucky Hakim dan Syaefudin berkomitmen untuk menjalankan roda pemerintahan yang lebih baik dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Berikut adalah beberapa poin utama visi dan misi mereka:
- Menguatkan Nilai-Nilai Religius
Pemerintahan yang baru akan menjunjung tinggi nilai-nilai religius dengan tetap menghormati toleransi, kerukunan, dan budi pekerti dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. - Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Program pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan akan diterapkan untuk menciptakan sistem yang berkeadilan, transparan, berkelanjutan, mandiri, serta berdaya saing. - Menciptakan Kondisi yang Aman dan Nyaman
Keamanan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama dengan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan partisipasi masyarakat. - Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
Pemerintahan yang bersih, akuntabel, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik akan diwujudkan dengan berbagai reformasi birokrasi. - Meningkatkan Semangat Gotong Royong
Semangat gotong royong akan terus didorong untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah yang lebih efektif dan efisien.
Membenahi Struktur Pemerintahan
Sebagai langkah awal dalam menjalankan pemerintahan, Lucky Hakim dan Syaefudin menekankan pentingnya pembenahan struktur birokrasi. Saat ini, terdapat 17 posisi kepala dinas yang masih kosong, serta 132 jabatan lainnya yang belum terisi. Selain itu, terjadi ketidaksesuaian penempatan tenaga kerja, seperti dokter yang ditempatkan di Satpol PP dan BKSDM, yang dinilai tidak sesuai dengan bidang keahliannya.
“Untuk memastikan kebijakan dan program berjalan dengan baik, kita harus membenahi mesin pemerintahan terlebih dahulu. Jika ingin menyalurkan sesuatu ke masyarakat, kita harus memastikan bahwa ‘pipa’ pemerintahan sudah siap,” ujar Lucky Hakim.
Pemimpin sebagai Pelayan Rakyat
Dalam kepemimpinannya, Lucky Hakim dan Syaefudin menegaskan bahwa pemimpin bukanlah seorang raja, melainkan pelayan rakyat. Dengan semangat “Beberes Dermayu”, mereka bertekad untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat Indramayu melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berpihak kepada rakyat.
Dengan komitmen kuat dan dukungan penuh dari masyarakat, Indramayu diharapkan dapat berkembang menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan harmonis di bawah kepemimpinan yang baru ini.
(Kosim)





