Bumdes Fajar Amanah Kembangkan Perkebunan Pepaya, Muspika Manonjaya Lakukan Monitoring Lapangan

oplus_2

Bumdes Fajar Amanah Kembangkan Perkebunan Pepaya, Muspika Manonjaya Lakukan Monitoring Lapangan

BuletinNews.id

Tasikmalaya Upaya pengembangan ketahanan pangan di tingkat desa terus mendapat perhatian. Salah satunya ditunjukkan oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Fajar Amanah Desa Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, yang mengembangkan perkebunan pepaya sebagai salah satu potensi unggulan desa.

Tim monitoring muspika saat meninjau kebun pepaya Bumdes Fajar Amanah

Selasa pagi (15/7), tim monitoring yang terdiri dari Muspika Manonjaya dipimpin oleh Camat atau Sekmat Manonjaya bersama Ketua Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) serta pendamping desa melakukan peninjauan langsung ke lokasi perkebunan pepaya di wilayah Galonggong, Desa Cilangkap.

Dalam kunjungan tersebut, Taufik selaku pendamping desa menyampaikan bahwa program penanaman pepaya yang dimotori oleh Bumdes Fajar Amanah sudah menunjukkan hasil positif. “Tanaman pepaya sudah dua kali panen. Ini awal yang baik. Namun perlu terus ditingkatkan, terutama dengan penambahan pupuk untuk merangsang pertumbuhan dan kualitas buah,” ungkap Taufik.

Sementara itu, Kepala BPP Manonjaya, Cucu, menyampaikan bahwa potensi pengembangan masih terbuka lebar. “Kalau masih ada lahan kosong, alangkah baiknya diperluas lagi penanamannya. Tanaman pepayanya sudah bagus, tinggal perawatan lebih lanjut. Pemberian pupuk buah harus rutin agar hasil panen lebih melimpah dan berkualitas,” ujarnya.

Cucu juga menyarankan agar di depan lokasi perkebunan dipasang papan nama bertuliskan “Perkebunan Pepaya Bumdes Fajar Amanah”, sebagai identitas dan bentuk promosi kegiatan ekonomi desa.

Ketua Bumdes Fajar Amanah, didampingi bendahara, menyampaikan bahwa saat ini mereka telah menanam sekitar 400 pohon pepaya, meskipun belum seluruhnya berbuah secara merata. Selain pepaya, mereka juga menanam jagung di dua lokasi berbeda sebagai bagian dari program ketahanan pangan desa.

“Harapan kami, dari hasil panen pepaya dan jagung ini bisa mendukung kebutuhan pangan masyarakat, khususnya program MBG (makan Bergizi Gartis). Ke depan, kami juga berencana memperluas lahan penanaman ke wilayah sampalan tanah desa,” jelasnya.

Langkah konkret yang dilakukan Bumdes Fajar Amanah ini mendapat apresiasi dari pihak kecamatan, sebagai bentuk inovasi desa dalam mengembangkan potensi pertanian lokal untuk kesejahteraan warga.

(Asjen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *