Desa Magkubumi Bangun Jalan Usaha Tani Dukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani
Buletin News.id
CIAMIS || Pemerintah Desa Magkubumi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, terus memperlihatkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan warga. Tahun ini, desa tersebut tengah melaksanakan proyek pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun Leuwihalang, dengan anggaran bersumber dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat senilai Rp98 juta.
Kepala Desa Magkubumi, Ali Muhidin, saat dikonfirmasi pada Jumat (31/10/2025), membenarkan bahwa pelaksanaan pembangunan JUT tersebut sedang berjalan. Ia menjelaskan bahwa pembangunan ini menjadi prioritas pemerintah desa sebagai langkah strategis dalam mendukung produktivitas sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Pekerjaan ini ditargetkan selesai dalam waktu 15 hari kerja. Kami berusaha agar pelaksanaannya tepat waktu dan hasilnya bisa segera dirasakan masyarakat, terutama para petani,” ujar Ali Muhidin.
Jalan Usaha Tani di Dusun Leuwihalang menjadi akses vital bagi petani dalam mengangkut hasil panen dari sawah menuju pusat distribusi desa. Dengan adanya jalan yang lebih baik, proses mobilisasi hasil pertanian diharapkan dapat berjalan lebih lancar, efisien, dan menekan biaya produksi.
Selain memperlancar akses pertanian, pembangunan ini juga merupakan bagian dari upaya bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten untuk memperkuat program ketahanan pangan nasional. Dengan demikian, pembangunan JUT bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bagian dari strategi besar memperkokoh kemandirian pangan masyarakat desa.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara partisipatif, melibatkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Karang Taruna sebagai Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan pembangunan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat.
“Harapan kami, dengan adanya Jalan Usaha Tani, mobilitas petani bisa lebih mudah, distribusi hasil panen semakin cepat, dan produktivitas pertanian meningkat. Pada akhirnya, semua itu diharapkan berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan di Desa Magkubumi,” tambah Ali.
Melalui proyek ini, Desa Magkubumi kembali menegaskan tekadnya untuk membangun dari bawah, dengan memberdayakan masyarakat serta memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi desa.
Langkah tersebut menjadi cerminan nyata bahwa pembangunan yang berpihak pada rakyat, terutama petani, adalah pondasi utama menuju desa yang mandiri dan sejahtera.
(*)





