Program Makan Bergizi Gratis Disambut Antusias Siswa SDN 1 Kutawaringin

Program Makan Bergizi Gratis Disambut Antusias Siswa SDN 1 Kutawaringin

Buletin News.id

CIAMIS || Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, disambut antusias oleh para siswa dan tenaga pendidik. Program prioritas pemerintah tersebut untuk pertama kalinya diterima sekolah itu dan langsung menghadirkan suasana ceria di lingkungan sekolah. Senin, (15/12/2025).

Sejak kendaraan pengangkut makanan bergizi tiba di halaman sekolah, para siswa tampak bersemangat menantikan pembagian makanan. Antusiasme serupa juga dirasakan para guru yang turut menyaksikan langsung proses distribusi MBG kepada para peserta didik.

Kepala SDN 1 Kutawaringin, Imuh, mengungkapkan rasa syukurnya karena sekolah yang dipimpinnya akhirnya menjadi bagian dari pelaksanaan program MBG. Menurutnya, seluruh siswa menyambut program tersebut dengan penuh kegembiraan.

“Jumlah siswa kami sebanyak 86 orang dan semuanya menerima MBG. Anak-anak terlihat sangat gembira karena program ini memang sudah lama dinantikan,” ujar Imuh.

Ia menilai menu makanan yang dibagikan memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan kebutuhan gizi anak-anak. Imuh berharap, ke depan variasi menu dapat terus dikembangkan agar siswa semakin termotivasi.

“Untuk pelaksanaan awal sudah berjalan dengan baik. Ke depan semoga menunya semakin beragam supaya anak-anak tidak bosan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) De La Tina, Muhammad Ilham Syah Rizal, menjelaskan bahwa pada hari pertama distribusi MBG pihaknya menyalurkan sebanyak 797 paket makanan. Penyaluran tahap awal diprioritaskan untuk wilayah yang sebelumnya belum pernah menerima program MBG.

Siswa sekolah saat menyantap makan gratis dan bergizi

“Kami memulai distribusi di Desa Kutawaringin dan Desa Bantardawa karena kedua desa tersebut belum pernah menerima program MBG,” jelas Ilham.

Ia menambahkan, secara keseluruhan jumlah penerima manfaat MBG di wilayah layanan SPPG De La Tina pada tahap awal mencapai 2.611 orang. Para penerima tersebar di empat desa, yakni Kutawaringin, Bantardawa, Sukamaju, dan Padaringan. Namun, penyalurannya dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.

Adapun menu MBG yang dibagikan pada hari pertama terdiri atas nasi, ayam kecap, tempe, sayuran segar, kerupuk, dan buah jeruk. Menu tersebut telah disusun secara terencana dan akan mengalami pergantian setiap hari.

“Sudah ada menu induk yang disiapkan untuk beberapa waktu ke depan. Setiap hari menunya berbeda agar anak-anak tetap tertarik,” katanya.

Selain variasi menu, Ilham menegaskan bahwa aspek higienitas dan keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG. Seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan, diawasi secara ketat.

“Kami melakukan pengawasan dari tahap pengolahan sampai pemorsian. Sampel makanan juga diambil sebagai bagian dari pengendalian mutu. Tim kami melibatkan ahli gizi serta petugas khusus untuk memastikan makanan yang dibagikan aman dan berkualitas,” pungkasnya.

(Hermansyah/ape)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *