Korban Anak Hanyut di Sungai Citanduy Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup
Buletin News.id
CIAMIS || Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban anak yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga hanyut di aliran Sungai Citanduy, Kabupaten Ciamis. Korban ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian, Jumat (13/3/2026) pagi.

Berdasarkan laporan hasil operasi hari ketiga (H+3), korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 09.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan korban berada sekitar 1,59 kilometer dari titik lokasi kejadian perkara (LKP).
Setelah ditemukan, tim SAR gabungan segera melakukan proses evakuasi. Pada pukul 09.57 WIB, korban berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke RSUD Ciamis menggunakan ambulans dari PMI Kabupaten Ciamis untuk penanganan lebih lanjut.
Perwakilan Basarnas, Dedi Haryanto
Selaku Komandan Tim Pencarian mengatakan bahwa proses pencarian melibatkan berbagai unsur tim SAR gabungan yang sejak awal melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dari titik awal kejadian hingga beberapa titik di hilir Sungai Citanduy.
“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pagi hari dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak sekitar 1,59 kilometer dari lokasi awal kejadian,” ujar Dedi saat memberikan keterangan.
Setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, seluruh unsur yang terlibat dalam operasi melakukan debriefing operasi SAR pada pukul 10.45 WIB.
Dalam evaluasi tersebut disepakati bahwa dengan telah ditemukannya korban, maka operasi pencarian dan pertolongan (SAR) diusulkan untuk ditutup, dan seluruh personel yang terlibat dalam tim SAR gabungan dikembalikan ke satuan atau instansi masing-masing.
Sebelumnya, korban yang diketahui bernama Arkenan Joan Rahardi (5) dilaporkan hilang pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Perumahan Lembah Medina, Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Korban diduga terseret arus saat bermain di saluran air yang terhubung dengan aliran Sungai Ciluncat hingga bermuara ke Sungai Citanduy.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan, sementara pihak keluarga korban menerima kabar tersebut dengan duka mendalam.
(Ape)





