Akselerasi Pembangunan Ciamis 2026
Buletin News.id
CIAMIS || Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Aula Gedung Sekretariat Daerah, Senin (30/03/2026). Forum ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat, provinsi, dan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tatar Galuh.
Fokus pada Regulasi dan Indikator Makro
Musrenbang kali ini menghadirkan narasumber berkompeten dari tiga instansi kunci untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai arah pembangunan:
Kemendagri RI: Memaparkan sinkronisasi regulasi penyusunan RKPD 2026 agar tetap sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Bappeda Provinsi Jawa Barat: Menekankan pentingnya konektivitas program antara Kabupaten Ciamis dengan prioritas pembangunan di tingkat Provinsi Jawa Barat.
BPS Kabupaten Ciamis: Menyajikan data faktual terkait perkembangan indikator makro, termasuk angka pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia (IPM), serta potret kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Ciamis.
Poin Penting Pembangunan
Dalam sesi pemaparan, ditekankan bahwa perencanaan tahun 2026 harus berbasis data (data-driven policy). Berikut adalah beberapa poin utama yang menjadi sorotan:
Peningkatan IPM: Fokus pada akses pendidikan dan layanan kesehatan yang lebih merata.
Pertumbuhan Ekonomi: Mendorong sektor pertanian dan pariwisata sebagai pilar utama ekonomi lokal.
Pengendalian Inflasi: Menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui sinergi antar-lembaga.
“Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen untuk memastikan setiap sen APBD digunakan secara efektif demi menjawab kebutuhan rill masyarakat,” ujar salah satu narasumber dalam paparannya.
Partisipasi Aktif.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran
Forkopimda, kepala SKPD, camat, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kepemudaan. Melalui diskusi yang dinamis, diharapkan dokumen perencanaan yang dihasilkan mampu menjawab tantangan global dan lokal di tahun 2026 mendatang.
(Yana Kurniawan)





