Bakat Gemilang Ayra Shirly: Model Cilik TK ABA Ciamis yang Harumkan Nama Daerah
Buletin News.id
CIAMIS || Kabupaten Ciamis seolah tak pernah kehabisan talenta muda berbakat. Kali ini, sorotan tertuju pada Ayra Shirly, seorang anak perempuan berusia 6 tahun yang tengah naik daun di dunia modeling cilik. Siswi TK ABA Ciamis ini membuktikan bahwa usia dini bukan halangan untuk mengukir segudang prestasi dan prestise bagi Tatar Galuh.
Sentuhan Tangan Dingin Mentor Berpengalaman.
Keberhasilan Ayra tak lepas dari gemblengan serius di Sanggar Kresida, satu-satunya sanggar model yang berdiri di Kabupaten Ciamis. Di bawah naungan Pimpinan Gerak Mentasi, Ayra dibina langsung oleh Rama Adhitya, seorang mentor yang namanya sudah tidak asing lagi di dunia entertainment sebagai mantan Cover Boy tahun 1998.

Berkat arahan Coach Rama, Ayra berhasil mengasah kepercayaan diri dan teknik catwalk yang mumpuni, menjadikannya salah satu aset model cilik yang paling diperhitungkan di tingkat regional.
Dukungan Keluarga: Kunci Utama Kesuksesan
Di balik gemerlap lampu panggung, Ayra tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat mendukung. Ayahnya, Asep, merupakan seorang pengusaha sukses yang mengelola Ayamaru, sebuah pabrik pakan ayam petelur di Ciamis. Bersama sang ibu, Nia Karlina, keduanya memberikan dukungan penuh bagi pengembangan minat dan bakat sang buah hati.
“Kami selalu mendukung apa yang menjadi minat Ayra, selama itu positif dan membuatnya berkembang. Modeling membantunya menjadi lebih berani dan disiplin sejak dini,” ujar Nia Karlina.
Masa Depan Cerah dari Ciamis
Meski baru berusia 6 tahun, Ayra Shirly telah menjadi representasi anak muda Ciamis yang berani tampil di depan publik dengan segudang prestasi. Perpaduan antara bakat alami, bimbingan profesional dari Sanggar Kresida, serta fasilitas pendidikan di TK ABA, membentuk karakter Ayra menjadi sosok yang inspiratif bagi teman-teman sebaya di sekolahnya.
Kehadiran sosok seperti Ayra Shirly diharapkan dapat memicu semangat anak-anak lain di Ciamis untuk berani menggali potensi diri dan membawa nama baik daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
(Yana Kurniawan)





