Kemarau Panjang Melanda, Warga Dusun Bojong Nagarajati Butuh Bantuan Mesin Pompa Air
Buletin News.id
CIAMIS — Musim kemarau panjang kembali memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis. Salah satunya terjadi di Dusun Bojong, Desa Nagarajati, Kecamatan Panawangan, di mana warga mulai kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari akibat sumber air di pemukiman mengering.
Kondisi tersebut membuat warga terpaksa memanfaatkan aliran Sungai Cijolang sebagai sumber air utama. Setiap pagi dan sore, kawasan sungai ramai didatangi warga yang melakukan aktivitas mandi dan mencuci.
Selain digunakan langsung untuk kebutuhan harian, warga juga mengambil air menggunakan jeriken untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.
Imas (40), salah seorang warga Dusun Bojong, mengatakan bahwa setiap musim kemarau panjang, Sungai Cijolang menjadi satu-satunya harapan warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
“Setiap kemarau panjang, air Sungai Cijolang menjadi tumpuan kami. Mau tidak mau warga harus ke sungai untuk mendapatkan air,” ujar Imas.
Ia mengaku, kondisi tersebut cukup memprihatinkan, terutama bagi kaum perempuan yang harus beraktivitas di sungai secara bersama-sama.
“Sebetulnya kami sebagai perempuan merasa malu harus ramai-ramai mandi di sungai, karena itu berkaitan dengan aurat. Namun karena kebutuhan air, kami terpaksa melakukannya,” ungkapnya dengan senyum malu.
Imas berharap pemerintah Kabupaten Ciamis melalui dinas terkait dapat memberikan perhatian terhadap kondisi warga Dusun Bojong. Salah satu kebutuhan mendesak yang diharapkan warga adalah bantuan mesin pompa air untuk mengalirkan air dari Sungai Cijolang menuju pemukiman.
“Kami sangat berharap ada bantuan mesin pompa air agar air sungai bisa dialirkan ke pemukiman warga, sekaligus pembangunan fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus). Dengan begitu warga tidak perlu lagi bergantung langsung ke sungai,” pungkasnya.
Warga berharap solusi tersebut dapat segera direalisasikan, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat Dusun Bojong dapat terpenuhi, terutama selama musim kemarau panjang berlangsung.
(Li2)





