SMPN 1 Rajadesa dan DTA Al-Uswah Perkuat Pendidikan Keagamaan Siswa Melalui Program Madrasah Diniyah
Buletin News.id
Ciamis || Bertempat di gedung , Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) Al-Uswah, Drs. Iim Ibrahim, memaparkan sejumlah program keagamaan yang akan dilaksanakan bagi siswa kelas VII selama tiga tahun ke depan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para orang tua siswa kelas VII, jajaran sekolah, serta pengurus Madrasah Diniyah. Dalam sambutannya, Drs. Iim Ibrahim menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan untuk membentuk generasi muda yang memiliki kualitas akademik sekaligus kuat dalam bidang keagamaan.

“Program ini diharapkan mampu mewujudkan anak-anak yang berkualitas tinggi, terutama dalam memperkuat keimanan melalui pembelajaran sembilan mata pelajaran keagamaan yang akan diberikan,” ujar Iim Ibrahim.
Ia menjelaskan, kajian dan pembelajaran keagamaan akan lebih ditingkatkan, termasuk kegiatan tambahan pada hari Sabtu. Menurutnya, waktu libur sekolah dapat dimanfaatkan dengan kegiatan positif agar para siswa tetap mendapatkan ilmu agama dan tidak menghabiskan waktu hanya untuk bermain.
“Dengan adanya program ini, jajaran Madrasah Diniyah bersama sembilan tenaga pengajar siap memberikan pembelajaran agama dengan tujuan utama membentuk anak-anak menjadi pribadi yang saleh dan berakhlak baik,” tambahnya.
Sementara itu, pihak sekolah memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Uci Sanusi menyampaikan bahwa kegiatan tambahan mengaji dan pembelajaran agama di luar jam sekolah merupakan langkah positif bagi perkembangan siswa.
Menurutnya, program Madrasah Diniyah ini menjadi bagian penting dalam membantu orang tua dalam mendidik anak, khususnya dalam memperkuat nilai keimanan dan ketakwaan.
“Kami mendukung sepenuhnya program yang sangat mulia ini. Pendidikan agama menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam menghadapi masa depan,” ungkap Uci Sanusi di hadapan pengurus Madrasah Diniyah dan para orang tua siswa.
Kepala SMPN 1 Rajadesa juga menyampaikan rasa bahagia atas dukungan berbagai pihak, termasuk para tokoh agama dan para kiai, terhadap pelaksanaan program Madrasah Diniyah di lingkungan sekolah.
Ia mengucapkan terima kasih kepada para guru ngaji dan pengurus Madrasah Diniyah yang telah berkomitmen memberikan pendidikan keagamaan kepada para siswa.
Adanya program tersebut mendapat respons positif dari para orang tua siswa. Mereka menilai kegiatan ini sangat membantu dalam mendampingi pendidikan anak, terutama dalam membangun karakter, memperkuat keimanan, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini.
Melalui sinergi antara sekolah, Madrasah Diniyah, guru, dan orang tua, program pendidikan keagamaan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan memiliki pondasi spiritual yang kuat.
(Li2)





