Tak Bisa Hadir karena Kondisi Kesehatan, Warga Ciamis Penderita Tumor Ganas Tetap Terima Santunan

Tak Bisa Hadir karena Kondisi Kesehatan, Warga Ciamis Penderita Tumor Ganas Tetap Terima Santunan

Buletin News.id

CIAMIS – Kepedulian terhadap warga yang tengah berjuang melawan penyakit kembali ditunjukkan oleh berbagai pihak. Ukim, warga Dusun Sirnamulya, Desa Sirnajaya, RT 07/RW 03, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, yang tengah menderita tumor ganas pada bagian kaki kirinya, mendapat santunan dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI).

Santunan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2,5 juta serta paket sembako. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban Ukim dan keluarganya, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pengobatan serta perawatan luka yang harus dilakukan secara rutin.

Sebelumnya, Ukim mendapat undangan untuk menerima santunan pada Selasa pagi dari pihak Puskesmas Kecamatan Rajadesa. Namun, karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk berjalan dan menghadiri acara tersebut, pihak puskesmas bersama bidan desa mempertimbangkan agar keluarga Ukim yang mewakilinya.

Pada Rabu, 23 September, keluarga Ukim kemudian berangkat menuju Gedung PKK Kabupaten Ciamis untuk menerima bantuan tersebut. Mereka didampingi petugas Puskesmas Kecamatan Rajadesa serta Kepala Dusun Sirnamulya, Ade Kosasih.

Keluarga Ukim mengaku sangat terbantu dengan adanya perhatian dan dukungan yang diberikan kepadanya. Terlebih, pesan dan dukungan dari Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, yang mengingatkan Ukim agar tidak putus asa dan terus berjuang untuk mendapatkan kesembuhan.

Setelah bantuan tersebut diserahkan ke rumahnya, Ukim tak kuasa menahan haru. Air mata sempat menetes dari matanya sebagai ungkapan rasa syukur atas kepedulian dan dukungan yang diterimanya selama menjalani perjuangan melawan penyakit.

Dengan penuh rasa syukur, Ukim menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara moril maupun materiil. Dukungan tersebut datang dari berbagai pihak, mulai dari lingkungan sekitar hingga pemerintah, dari tingkat desa hingga pemerintahan di tingkat kabupaten.

Bantuan yang diterima rencananya akan digunakan Ukim untuk menunjang kebutuhan pengobatan penyakitnya, termasuk membeli berbagai peralatan yang diperlukan untuk perawatan luka.

Pasalnya, biaya perawatan yang harus dijalani Ukim tidak sedikit dan harus dikeluarkan secara rutin setiap minggunya.

Bagi Ukim dan keluarga, bantuan tersebut bukan hanya bernilai secara materi. Perhatian dan dukungan dari berbagai pihak menjadi penyemangat tersendiri bagi Ukim untuk terus menjalani pengobatan dan berjuang menghadapi penyakit yang dideritanya.

(Li2/Ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *