Dari Tanah Galuh Semangat Regenerasi Pecatur Indonesia Mulai Digelorakan
Buletin News.id
CIAMIS, || Dunia olahraga catur di Kabupaten Ciamis mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, Grandmaster (GM) Susanto Megaranto dan International Master (IM) Tirta Chandra hadir langsung menyapa para pecinta catur melalui kegiatan Simultan dan Eksebisi Catur yang digelar di Hotel Tyara Ciamis, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Ciamis bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis itu menjadi magnet bagi para atlet, komunitas, hingga pecinta catur dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang pertandingan simultan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi, pembinaan, serta motivasi untuk mendorong lahirnya generasi pecatur berprestasi dari Tatar Galuh.
Ketua Percasi Kabupaten Ciamis, Icang, mengatakan kehadiran GM Susanto Megaranto dan IM Tirta Chandra merupakan momentum yang sangat berharga bagi perkembangan olahraga catur di Kabupaten Ciamis.
“Ini baru pertama kali Ciamis kedatangan Grandmaster dan International Master. Selama ini kami hanya menyaksikan permainan beliau melalui YouTube atau televisi. Sekarang kami bisa bertemu bahkan bermain secara langsung. Ini benar-benar sejarah bagi dunia catur Ciamis,” ujar Icang.
Ia mengaku telah lama mengagumi permainan GM Susanto Megaranto. Baginya, kesempatan berhadapan langsung dengan salah satu pecatur terbaik Indonesia merupakan pengalaman yang tidak ternilai.
“Beliau memang idola saya. Saya bukan atlet, hanya pecinta catur. Karena itu kesempatan seperti ini sangat luar biasa dan menjadi kebanggaan tersendiri,” katanya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah pendaftar yang ingin mengikuti simultan catur. Meski sebagian peserta berhalangan hadir karena pelaksanaan berlangsung pada hari kerja, lebih dari 20 pecatur tetap mengikuti pertandingan dengan penuh semangat.
Icang pun mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai media belajar.
“Kesempatan seperti ini sangat langka. Catat langkah-langkah Grandmaster, pelajari kembali di rumah, evaluasi permainan kita, dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk berkembang menjadi pecatur yang lebih baik,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, A.Md.IP., S.H., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun karakter melalui olahraga sekaligus mendukung pembinaan olahraga catur di Kabupaten Ciamis dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384.
Menurutnya, semula kegiatan direncanakan berlangsung di lingkungan Lapas Ciamis. Namun, demi memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat, pelaksanaan dipindahkan ke Hotel Tyara Ciamis.
Dalam sambutannya, Supriyanto sempat mencairkan suasana dengan candaan yang mengundang gelak tawa para peserta.
“Kalau Grandmaster catur sudah biasa. Di lapas juga banyak Grandmaster, tetapi Grandmaster kriminal,” ujarnya disambut tawa para peserta.
Di balik candaan tersebut, Supriyanto menegaskan harapannya agar kegiatan ini menjadi awal lahirnya prestasi-prestasi baru dari Kabupaten Ciamis.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga lahir atlet-atlet catur yang mampu berprestasi, tidak hanya di tingkat Kabupaten Ciamis, tetapi juga Priangan Timur, Jawa Barat, nasional, bahkan internasional,” katanya.
Usai sambutan, Supriyanto secara resmi membuka Simultan dan Eksebisi Catur yang kemudian berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Grandmaster Susanto Megaranto mengaku senang dapat memenuhi undangan untuk pertama kalinya di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, pembinaan dan regenerasi atlet menjadi faktor utama dalam menjaga prestasi olahraga catur Indonesia.
“Saya berharap Ciamis mampu melahirkan banyak pecatur muda yang nantinya bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Yang paling penting saat ini adalah regenerasi agar prestasi catur Indonesia terus berlanjut,” ujar Susanto.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Pelaksana, Asep Heri, menilai kehadiran Grandmaster dan International Master merupakan kesempatan emas bagi para pecatur lokal untuk belajar langsung dari pemain terbaik Indonesia.
Ia juga menyoroti potensi atlet muda Ciamis yang mulai menunjukkan prestasi di tingkat Jawa Barat, sehingga pembinaan yang berkelanjutan diyakini mampu melahirkan master-master baru dari Tanah Galuh.
“Semoga kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus motivasi bagi seluruh pecatur Ciamis. Kami berharap ke depan lahir master-master baru yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Ciamis di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.
Sepanjang pertandingan, suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta tampak serius mengikuti setiap langkah permainan GM Susanto Megaranto dan IM Tirta Chandra, sementara para penonton menikmati duel strategi yang untuk pertama kalinya tersaji di Kabupaten Ciamis.
Bagi para pecatur lokal, kehadiran dua maestro catur nasional tersebut bukan sekadar pertandingan simultan.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan olahraga catur di Tatar Galuh, sekaligus membuka harapan lahirnya generasi baru pecatur Ciamis yang mampu mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
(Asjen)





