Gebyar O2SN Tingkat Kecamatan Rajadesa 2026 Resmi Digelar, Ajang Pembinaan Atlet Muda Berprestasi

Oplus_131072

Gebyar O2SN Tingkat Kecamatan Rajadesa 2026 Resmi Digelar, Ajang Pembinaan Atlet Muda Berprestasi

Buletin News.id

CUAMIS – Rajadesa ||  Gebyar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan resmi dilaksanakan mulai 6 hingga 9 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 21 Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Rajadesa dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga, di antaranya atletik, karate, taekwondo, renang, pencak silat, sepak bola, badminton, dan bola voli.

Ketua PJOK Kecamatan Rajadesa, Nono, menyampaikan bahwa penyelenggaraan O2SN ini merupakan hasil kesepakatan para kepala sekolah di wilayah tersebut. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri antara para guru dan tenaga pendidik.

Ketua PJOK Kecamatan Rajadesa Ciamis

“Kegiatan O2SN ini bukan hanya sebagai ajang lomba, tetapi juga sebagai sarana silaturahmi setelah Lebaran. Di sisi lain, ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan atlet-atlet terbaik untuk menghadapi kompetisi di tingkat kabupaten,” ujar Nono saat diwawancarai awak media, Ciamis, Selasa (7/04/2026).

Lebih lanjut, Nono menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini pihaknya melakukan pembinaan dan penjaringan atlet sejak dini. Tujuannya agar para siswa memiliki kesiapan mental bertanding dan tidak mengalami “demam lapangan” saat mengikuti kompetisi di jenjang yang lebih tinggi.

“Kami melakukan rekrutmen bibit-bibit unggul dari setiap sekolah. Nantinya akan dipilih atlet terbaik dari masing-masing cabang olahraga untuk mewakili Kecamatan Rajadesa di tingkat berikutnya,” tambahnya.

Menurutnya, perkembangan kemampuan para siswa cukup menggembirakan. Hal ini tidak terlepas dari peran aktif para guru olahraga di setiap sekolah yang telah membimbing dan melatih siswa dengan baik.

Atlit volly ball saat pertandingan O2SN di Kecamatan Rajadesa Ciamis

Ia mencontohkan, pada cabang bola voli terlihat adanya peningkatan teknik dan pola permainan yang lebih modern. Para siswa sudah mampu menunjukkan kombinasi permainan yang baik dan tidak lagi bermain secara monoton.

“Permainan mereka sudah menunjukkan teknik yang terlatih. Ini bukan lagi permainan otodidak, melainkan sudah mengarah pada permainan yang lebih profesional sesuai dengan pembinaan dari guru olahraga,” jelasnya.

Nono juga mengapresiasi dedikasi para guru PJOK di Kecamatan Rajadesa yang dinilai berhasil menanamkan kedisiplinan serta semangat kompetisi kepada para siswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya kualitas persaingan di setiap cabang olahraga.

Ia berharap melalui ajang O2SN ini, para siswa tidak hanya mampu mengasah kemampuan fisik, tetapi juga membangun mental yang kuat.

“Modal utama dalam bertanding adalah rasa percaya diri dan disiplin. Kami berharap melalui kegiatan ini, mental anak-anak semakin terasah dan mereka siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Kegiatan O2SN tingkat Kecamatan Rajadesa ini dipusatkan di Lapangan Olahraga Desa . Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis dan mudah dijangkau dari seluruh wilayah di Kecamatan Rajadesa, sehingga mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

(Li2/Ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *