Malam Launching Antologi “BADAI” Karya KH. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi: Khidmat dalam Balutan Tafakur dan Meditasi

Malam Launching Antologi “BADAI” Karya KH. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi: Khidmat dalam Balutan Tafakur dan Meditasi

Buletin News.id

Ciamis || Suasana khidmat dan penuh kontemplasi menyelimuti Joglosono Darussalam, Ciamis, pada Minggu malam (05/07/2026). Tempat tersebut menjadi saksi bisu perhelatan malam peluncuran (launching) buku antologi puisi terbaru bertajuk “BADAI” karya KH. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, M.Ag., M.BA., CWC, yang akrab disapa Ang Icep.

Acara seni dan budaya yang mengusung tema “Tafakur dan Meditasi” ini dihadiri oleh berbagai kalangan penting. Tampak hadir para pinisepuh dari Lembaga

Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Ciamis, tokoh pendidikan, serta sejumlah seniman dan budayawan lokal terkemuka, di antaranya penyair asal Ciamis Noer JM dan Nur Jamil.
Perpaduan Seni, Budaya, dan Spiritual

Perhelatan malam itu tidak hanya sekadar peluncuran buku biasa, tetapi juga menjadi ruang refleksi batin bagi para tamu undangan yang hadir.

Ang Icep menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya acara tersebut.
“Alhamdulillah, malam Tafakur dan Meditasi ini berjalan lancar dan penuh makna,” ungkap KH. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi dalam kesan-kesannya.

Kagum dan takjub turut dirasakan oleh rekan sesama seniman, Noer JM. Sebagai seorang sahabat yang telah lama mengenal sosok Ang Icep, ia mengaku menemukan sisi lain dari sang kiai yang dikenal multitalenta.

“Ang Icep ini adalah sahabat saya, guru, sekaligus kakak bagi saya. Ternyata beliau bukan hanya seorang tokoh seni, budaya, dan ulama, tetapi satu hal yang membuat saya sangat kagum—beliau ternyata adalah seorang penyair sejati,” puji Noer JM.
Senada dengan hal tersebut, salah seorang pinisepuh sekaligus tokoh pendidikan Ciamis, Drs. Akasah, turut mengungkapkan rasa bangganya karena dapat menjadi bagian dari momen bersejarah kesusastraan lokal ini.

“Alhamdulillah, saya diundang ke acara launching antologi ‘BADAI’ ini. Sebuah karya yang memperkaya khazanah literatur dan seni di Tatar Galuh,” ujar Drs. Akasah.

Ditutup dengan Lantunan Nadoman Burdah
Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian acara yang sarat akan nilai spiritual, perhelatan malam itu diakhiri dengan lantunan nadoman yang membawakan syair-syair Burdah. Suara syahdu yang menggema di Joglosono Darussalam semakin memperkuat nuansa tafakur, menutup malam peluncuran buku “BADAI” dengan kedamaian dan kesejukan batin bagi seluruh yang hadir.

(Yana Kurniawan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *