Upacara HUT RI ke-80 di Kecamatan Manonjaya: 11 Desa Hadir, Desa Pasirbatang Gelar Upacara Terpisah
TASIKMALAYA – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 digelar dengan khidmat di Lapangan Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu (17/8/2025). Upacara tersebut diikuti peserta dari 11 desa se-Kecamatan Manonjaya, jajaran organisasi, para guru, serta siswa dari tingkat TK, SMP, SMK, hingga SMA Santri-santriwati, dan berbagai elemen lainnya.
Bertindak sebagai Pembina Upacara yaitu Camat Manonjaya, sementara pemimpin upacara dipimpin oleh Anggota Polsek Manonjaya. Suasana berlangsung penuh kekhidmatan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan kemerdekaan.
Namun, dari 12 desa yang ada di Kecamatan Manonjaya, hanya 11 desa yang hadir. Desa Pasirbatang tercatat tidak mengikuti upacara tingkat Kecamatan. Menurut keterangan seorang tokoh yang enggan disebutkan namanya, Desa Pasirbatang memilih melaksanakan upacara secara mandiri di wilayah Desa dan Dusun masing-masing.

Di Desa Pasirbatang, upacara dipimpin oleh Babinsa setempat, dengan Pembina Upacara Iim. Sementara itu, di Dusun Baregbeg yang masih termasuk wilayah Desa Pasirbatang, masyarakat bersama siswa dan santri juga menggelar upacara di lapangan Baregbeg dengan pemimpin upacara H. Zaki dan pembina KH. Yayan. Setelah upacara, kegiatan ditutup dengan foto bersama serta saling bersalaman.
Sejak resmi berdiri sebagai desa baru pada tahun 2025, masyarakat Pasirbatang tercatat dua kali melakukan aksi protes terhadap kepemimpinan Kepala Desa Yudi Saparila. Masyarakat menyuarakan ketidakpercayaan terhadap kepemimpinan yang bersangkutan dan berharap agar ia segera mengundurkan diri. Pelaksanaan upacara HUT RI ke-80 di tingkat Desa dan Dusun tahun ini disebut-sebut sebagai bentuk perlawanan simbolis terhadap pemerintah desa, sekaligus sebagai penegasan sikap sebagian warga.

Meski demikian, secara keseluruhan peringatan HUT RI di Kecamatan Manonjaya, baik di lapangan Kecamatan maupun di wilayah Desa-Desa, tetap berjalan lancar, penuh khidmat, dan menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas kemerdekaan Indonesia yang telah memasuki usia 80 tahun.
(Asjen)





