Bupati Ciamis Herdiat : Tinjau Lokasi Bencana di Pamarican, Pastikan Keselamatan Masyarakat 

 Bupati Ciamis Herdiat : Tinjau Lokasi Bencana di Pamarican, Pastikan Keselamatan Masyarakat 

Buletin News.id

CIAMIS || Tanggul Citalahab Jebol Lagi,– Ketegangan yang menyelimuti warga Kecamatan Pamarican sejak Senin (16/2) sore akhirnya mendapat respons langsung dari pucuk pimpinan daerah.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, turun langsung meninjau lokasi bencana pada Selasa (17/2/2026) pagi untuk memastikan keselamatan warga pasca jebolnya Tanggul Sungai Citalahab yang merendam ratusan rumah.

​Bupati Herdiat mengungkapkan bahwa amukan air bah kali ini memberikan dampak yang cukup luas.

Tercatat, sebanyak 300 Kepala Keluarga (KK) terdampak luapan sungai yang membelah pemukiman tersebut.

Situasi sempat mencekam pada Senin malam saat debit air terus merangkak naik hingga memaksa petugas melakukan evakuasi besar-besaran.

​”Tadi malam, sebanyak 164 warga terpaksa mengungsi ke masjid terdekat karena rumah mereka terendam air. Beruntung, saat ini kondisi air mulai surut sehingga sebagian warga sudah mulai kembali untuk membersihkan rumah masing-masing,” ujar Herdiat di sela-sela peninjauannya.

​Langkah Responsif dan Koordinasi Lintas Instansi
​Menyikapi jebolnya tanggul di sisi Timur dan Barat yang memicu bencana ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis bergerak cepat melakukan langkah preventif.

Herdiat menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin bencana serupa terulang untuk ketiga kalinya.

Ia secara aktif telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak berwenang untuk melakukan perbaikan permanen pada infrastruktur sungai.

”Kami sudah berkoordinasi langsung dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan berkomunikasi dengan Pak Gubernur. Penanganan Sungai Citalahab ini harus menjadi prioritas dan dilakukan secepat mungkin. Jika tidak segera ditangani, hujan besar berikutnya pasti akan memicu banjir lagi,” tegasnya dengan nada instruktif.

Selain fokus pada infrastruktur, Pemerintah Daerah juga telah menyiagakan dapur umum di titik-titik strategis.

Fasilitas ini berfungsi untuk menyuplai kebutuhan pangan bagi warga yang masih kesulitan beraktivitas di dapur mereka akibat sisa-sisa material banjir.

Imbauan Kesiapsiagaan di Tengah Cuaca Ekstrem
Meskipun banjir mulai surut, Bupati Herdiat tetap meminta masyarakat untuk tidak menurunkan kewaspadaan.

Mengingat cuaca di wilayah Ciamis yang masih fluktuatif dan ekstrem, ia menginstruksikan para kepala desa untuk terus mensosialisasikan mitigasi bencana secara masif.

”Ciamis merupakan daerah rawan bencana. Oleh karena itu, kehati-hatian dan kesiapsiagaan masyarakat adalah kunci utama. Alhamdulillah, berkat respons cepat petugas kepolisian, Tagana, dan relawan di lapangan, sejauh ini tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

Sebelumnya, situasi di Desa Sukahurip dan Bangunsari sempat kritis setelah tanggul sisi Barat ikut pecah akibat tak kuat menahan hantaman debit air yang tinggi.

Tim Tagana Ciamis bahkan sempat menyiagakan perahu karet untuk mengevakuasi warga di Dusun Kubangpari yang terjebak di dalam rumah.

Kini, dengan komitmen perbaikan permanen dari Pemerintah Daerah, warga berharap ancaman rutin dari Sungai Citalahab dapat segera berakhir sehingga mereka bisa kembali beraktivitas dengan tenang.

(Hermansyah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *