Aksi Kemanusiaan, Lapas II, BPBD, TNI/POLRI Turun Kelokasi Paska Bencana di Pamarican Berikan Bantuan
Buletin News.id
CIAMIS|| Pemandangan berbeda terlihat di lokasi jebolnya tanggul Sungai Citalahab, Kecamatan Pamarican, Aparat dari berbagai instansi tampak melebur jadi satu dalam aksi kemanusiaan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis hadir memperkuat sinergitas bersama Koramil, Pemerintah Kecamatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis.” Rabu (18/02/2026).
Kehadiran tim dari Lapas Ciamis yang dipimpin oleh Kasi Binadik dan Giatja, James P. Tampubolon, disambut hangat oleh Danramil, Babinsa, serta Sekmat Pamarican yang telah berada di lokasi sejak awal bencana.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa penanganan pasca-bencana memerlukan kerja sama lintas sektoral yang solid.
Mewakili Kalapas Ciamis Supriyanto, James menegaskan bahwa Lapas merupakan bagian tak terpisahkan dari struktur sosial dan pemerintahan di Ciamis.
”Kami berterima kasih kepada Pak Danramil, Pak Babinsa, Pak Sekmat, dan rekan-rekan media yang telah hadir. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kontribusi nyata dan koordinasi antarinstansi. Kami ingin membuktikan bahwa ‘Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat’ bagi masyarakat luas,” ujar James dalam sambutannya.
Di lapangan, sinergi ini juga terlihat nyata. Petugas Lapas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berbagi tugas dengan personel BPBD.
Sementara tim logistik menyerahkan bantuan berupa ratusan kilogram beras.
Kemudian, kebutuhan pokok lainnya kepada Pemerintah Desa Bangunsari, personel lapangan fokus pada normalisasi sanitasi warga.
Fokus utama kolaborasi hari ini adalah pembersihan pemukiman dan sumur bor agar warga terdampak banjir di Desa Sukahurip dan Bangunsari segera mendapatkan akses air layak pakai.
”Kami bekerja sama dengan BPBD membersihkan rumah warga dan sumur-sumur yang terdampak. Jika lingkungan bersih, masyarakat akan terbebas dari ancaman penyakit pasca-banjir,” tambah James.
Sinergi kuat antara aparat penegak hukum, unsur militer, dan pemerintah daerah ini juga diharapkan menjadi contoh pola penanganan bencana yang efektif dan cepat di wilayah Kabupaten Ciamis.
( Hermansyah)





