SPPG Panumbangan 3 Tegaskan Libatkan UMKM Setempat dalam Penyediaan Bahan Pokok MBG
Buletin News.id
CIAMIS – PANUMBANGAN || Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panumbangan 3, Kabupaten Ciamis, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal operasional telah menjalin kerja sama dengan sejumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penegasan tersebut disampaikan menyusul pemberitaan salah satu media online yang menyebutkan bahwa SPPG Panumbangan 3 tidak bekerja sama dengan UMKM setempat. Menurut pihak SPPG, informasi tersebut dinilai belum menggambarkan kondisi kerja sama yang berlangsung di lapangan.

PIC SPPG Panumbangan 3, Arid, mengatakan bahwa kebutuhan bahan pokok untuk operasional dapur selama ini diperoleh melalui kerja sama dengan UMKM yang berada di wilayah Panumbangan.
“Untuk kebutuhan selama ini, kami bekerja sama dengan UMKM setempat sejak awal operasional. Bahan pokok untuk kebutuhan makan bergizi di Panumbangan 3 menjalin kerja sama dengan UMKM setempat,” ujar Arid, Rabu (12/8/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah kebutuhan bahan pokok, di antaranya ayam, telur, bumbu, tahu, tempe, dan Bumbu hingga kebutuhan alat pelindung diri (APD), turut disediakan melalui UMKM setempat sesuai kebutuhan operasional dapur.
Sementara itu, Taufik, salah seorang pelaku UMKM dari Agnia Farm, membenarkan adanya kerja sama dengan SPPG Panumbangan 3. Menurutnya, kerja sama tersebut telah berlangsung sejak awal operasional SPPG.
“Alhamdulillah, dari awal operasional SPPG Panumbangan 3 sudah ada kerja sama dengan kami (Agnia Farm). Selain itu, ada telur juga. Kami UMKM dari Panumbangan menyediakan lauk atau ayam sesuai dengan pesanan,” kata Taufik saat dihubungi melalui telepon.
Taufik menambahkan, hingga saat ini pemesanan ayam dan telur dari SPPG Panumbangan 3 masih terus berjalan. Pihaknya berkomitmen memberikan bahan pangan dengan kualitas terbaik untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG.
“Alhamdulillah, pesanan ayam kami berikan yang terbaik untuk kebutuhan dapur,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ai, pelaku UMKM setempat yang menyediakan tahu dan tempe. Ia mengatakan, kebutuhan tahu dan tempe untuk SPPG Panumbangan 3 diakomodasi oleh dapur sesuai dengan kebutuhan dan data pemesanan yang disampaikan pihak SPPG.
Ai berharap keberadaan UMKM lokal dapat terus dilibatkan dalam mendukung pelaksanaan program MBG. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan bahan baku dapur, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM daerah untuk ikut berkontribusi terhadap program pemerintah.
“Kami berharap UMKM tahu dan tempe dapat ikut menyukseskan program Presiden, yaitu MBG, dengan memberikan pelayanan dan pasokan bahan baku yang baik,” kata Ai.
Dengan adanya penjelasan dari pihak SPPG Panumbangan 3 dan pelaku UMKM tersebut, kerja sama antara dapur SPPG dan UMKM lokal disebut masih berjalan dalam penyediaan berbagai kebutuhan bahan pangan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berkembang sehingga program MBG sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
(Asjen)





