Lahan Kering Terbakar di Cibalanarik Tasikmalaya, Api Hampir Merembet ke Warung dan Rumah Warga

Oplus_131072

Lahan Kering Terbakar di Cibalanarik Tasikmalaya, Api Hampir Merembet ke Warung dan Rumah Warga

TASIKMALAYA — Kebakaran terjadi di lahan kosong yang berada di Kampung Warung Bandung, Desa Cibalanarik, Kecamatan Tanjung Jaya, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (10/8/2026). Api tiba-tiba muncul dan membakar rumput serta ranting kering di lahan tersebut.

Kobaran api sempat menjalar dan hampir mendekati warung kopi serta rumah warga yang berada di sekitar lokasi. Kondisi lahan yang kering akibat musim kemarau membuat api dengan cepat merambat.

Salah seorang warga, Rahmat, mengatakan dirinya tidak mengetahui secara pasti dari mana api pertama kali muncul. Namun, warga melihat api sudah membakar rumput dan ranting-ranting kering di lahan kosong tersebut.

 

“Awalnya tiba-tiba muncul api. Kami tidak tahu dari mana asalnya, tetapi api sudah menjalar membakar rumput dan ranting yang kering,” ujar Rahmat.

Melihat kondisi tersebut, masyarakat setempat langsung bergerak cepat dengan menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tasikmalaya. Petugas kemudian menerjunkan tiga unit kendaraan pemadam kebakaran ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Berkat respons cepat warga dan petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

Warga lainnya, Yanti, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau ketika kondisi rumput dan lahan menjadi sangat kering.

“Api itu entah dari mana, tiba-tiba muncul di lahan kosong. Memang sekarang suasananya panas dan sedang musim kemarau. Jangan sampai ada yang membuang sesuatu yang bisa mengakibatkan kebakaran. Kita harus proaktif mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Yanti.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur Muspika turut turun ke lokasi untuk membantu mengantisipasi agar api tidak merembet lebih luas, khususnya ke rumah-rumah warga.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Lahan yang dipenuhi rumput dan ranting kering sangat mudah terbakar, sehingga warga diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

(Adin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *