KKP Paparkan PSN Revitalisasi Tambak di Pantura Jabar, Indramayu Siap Dukung Pelaksanaan
Buletin News.id
Indramayu || Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Tb Haeru Rahayu, memaparkan Proyek Strategis Nasional (PSN) terkait revitalisasi kawasan tambak yang mencakup wilayah Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu.
Pemaparan tersebut disampaikan dalam agenda resmi yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu, Minggu (5/4/2026), sebagai bagian dari sosialisasi program pemerintah pusat dalam pengembangan kawasan tambak modern di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat.
Program revitalisasi kawasan tambak ini menjadi salah satu agenda strategis nasional yang bertujuan meningkatkan produktivitas sektor perikanan budi daya. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
Dalam penjelasannya, Tb Haeru Rahayu menyampaikan bahwa program tersebut mencakup empat kabupaten prioritas, yakni Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu. Fokus utama program ini meliputi modernisasi sistem tambak, peningkatan infrastruktur pendukung, serta penguatan tata kelola kawasan budi daya agar lebih efisien dan berkelanjutan.
“Revitalisasi ini tidak hanya soal peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana kita membangun sistem tambak yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan program pemerintah pusat yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga bukan merupakan program milik Pemerintah Kabupaten Indramayu.
“Perlu kami tegaskan bahwa ini adalah proyek strategis nasional, program pemerintah pusat, bukan program milik pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Indramayu hanya mendukung dan memfasilitasi agar pelaksanaannya berjalan baik di wilayah kami,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa program revitalisasi kawasan tambak tersebut sepenuhnya merupakan bagian dari kebijakan nasional dan bukan agenda yang dirancang oleh pemerintah daerah.
Lucky Hakim berharap kehadiran PSN revitalisasi tambak ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha budi daya. Selain itu, program ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru serta memperkuat posisi Indramayu sebagai salah satu sentra perikanan budi daya di wilayah Pantura Jawa Barat.
(Kosim)





