Momentum Bulan Bhakti ke-190,Disnakan Ciamis Gelar Pembinaan untuk 41 Kelompok Penerima Bantuan,Dorong Kemandirian Peternak
Buletin News.id
Ciamis || Dalam rangka Bulan Bhakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-190 Tahun 2026 yang mengusung penguatan ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Peternakan dan Perikanan menggelar Pembinaan Usaha Budidaya Ternak bagi kelompok peternak penerima bantuan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula UPTD BBI Ciamis, Rabu (23/9/2026), dengan melibatkan 41 ketua kelompok ternak penerima bantuan Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Pembinaan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat kemampuan kelompok dalam mengelola bantuan agar lebih produktif dan berkelanjutan. Melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan, kelompok peternak diharapkan mampu mengoptimalkan potensi usaha untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, Dr. Drs. A. Wahyu Radityananto, M.Si., menegaskan bahwa pembinaan tidak dapat dipisahkan dari pemberian bantuan.
Menurutnya, setiap bantuan harus disertai pendampingan agar dimanfaatkan secara tepat dan memberikan manfaat jangka panjang.
“Bantuan yang telah diterima diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung pengembangan usaha kelompok. Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan peternak dalam pengelolaan usaha dan penerapan budidaya ternak yang baik,” ujar Anton, sapaan akrabnya.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas kelompok menjadi kunci keberlanjutan usaha peternakan. Oleh karena itu, peternak didorong untuk terus meningkatkan produktivitas, menerapkan tata kelola usaha yang baik, serta menjaga kekompakan kelompok.
Melalui momentum Bulan Bhakti ini, Pemkab Ciamis berharap kelompok peternak dapat berkontribusi lebih besar dalam penyediaan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat, dan penguatan sektor peternakan di Kabupaten Ciamis.
Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis juga berkomitmen untuk melanjutkan pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan agar bantuan pemerintah dikelola secara optimal dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
( Yana Kurniawan)





