Rapat Paripurna Hari Jadi Purwakarta ke-194 dan Kabupaten ke-57: Wujudkan “Purwakarta Istimewa” Lewat Kolaborasi dan Komitmen Pembangunan

Rapat Paripurna Hari Jadi Purwakarta ke-194 dan Kabupaten ke-57: Wujudkan “Purwakarta Istimewa” Lewat Kolaborasi dan Komitmen Pembangunan

BuletinNews.id

Purwakarta, — Suasana penuh khidmat menyelimuti Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta saat Ketua DPRD Sri Puji Utami secara resmi membuka dan memimpin Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Purwakarta ke-194 dan Kabupaten Purwakarta ke-57. Turut hadir dalam acara ini Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), Bupati Saepul Bahri Binzein, serta unsur pimpinan daerah lainnya.

“Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kita dapat hadir dalam rapat paripurna DPRD ini sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Purwakarta,” ujar Sri Puji Utami dalam sambutannya.

Ia didampingi oleh para Wakil Ketua DPRD: Dias Rukman Paraja, Luthfi Bamala, H. Entis Sutisna, serta Sekretaris DPRD Rudi Hartono. Dari jajaran pemerintah daerah, hadir pula Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin, Sekda Norman Nugraha, para pejabat eselon II dan III, camat, serta para kepala desa se-Kabupaten Purwakarta.

Tema: “Ngurus Lembur, Nata Kota – Ngosrek Purwakarta Istimewa”

Dengan mengusung tema “Ngurus Lembur, Nata Kota – Ngosrek Purwakarta Istimewa”, peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menata masa depan Purwakarta yang lebih maju dan berdaya saing.

Sri Puji menjelaskan bahwa istilah “Ngosrek Mibanda” sarat makna filosofis. “Ngosrek berarti menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, sementara Mibanda mencerminkan semangat persatuan dan komitmen kolektif. Dua hal ini menjadi pilar utama untuk mewujudkan Purwakarta yang terurus, tertata, serta selaras dengan budaya dan alamnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sri Puji memaparkan bahwa tema ini sejalan dengan visi dan misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Purwakarta 2025–2029 yang telah disahkan DPRD. Visi “Purwakarta Istimewa” akan diwujudkan melalui empat misi strategis:

  1. Peningkatan kualitas SDM yang unggul, produktif, dan berkarakter;
  2. Pembangunan infrastruktur pelayanan dasar yang merata dan ramah lingkungan;
  3. Penguatan ekonomi daerah dengan iklim investasi yang kondusif dan berbasis lokal;
  4. Transformasi tata kelola pemerintahan yang bersih, efisien, dan berbasis digital.

“DPRD akan terus mendukung penuh program pemerintah daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Komitmen Bupati: Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Dalam pidatonya, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau akrab disapa Om Zein, menegaskan bahwa pemerintahan yang ia pimpin berkomitmen menjalankan amanah dengan integritas tinggi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan elemen strategis daerah untuk bersinergi membangun Purwakarta. Persatuan dan kolaborasi adalah kunci mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujar Om Zein.

Ia juga menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan ke depan, antara lain peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pertumbuhan ekonomi inklusif, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan sektor pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Pesan Gubernur Jawa Barat: Jaga Kearifan Lokal, Perkuat Sinergi

Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), yang turut hadir dalam rapat paripurna, memberikan apresiasi atas sinergi yang dibangun antar-lembaga di Purwakarta. Ia juga mengenang pengalamannya sebagai mantan Bupati Purwakarta.

“Peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, tetapi momentum membangun kebersamaan. Prinsip-prinsip kearifan lokal Sunda, seperti ngajauhan kurangna deget dan ngartos, harus terus dijaga sebagai fondasi harmoni sosial,” pesan KDM.

Ia juga menekankan pentingnya membangun sistem ketahanan pangan yang berkelanjutan sebagai bagian dari strategi menghadapi persaingan pasar yang kian kompleks.

Penutup: Menuju Purwakarta yang Lebih Istimewa

Rapat paripurna ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan simbol komitmen bersama dalam membangun masa depan Kabupaten Purwakarta. Dengan semangat “Ngosrek Purwakarta Istimewa”, seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat diajak melangkah bersama, mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera dalam bingkai budaya serta kearifan lokal.

(ST/DR/DS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *