Jadwal Gilir Air Daerah Irigasi Cimulu Dikembalikan, Petani Sambut Baik Keputusan UPTD PSDA Citanduy
Buletin News.id
Tasikmalaya – Jadwal gilir air di Daerah Irigasi (DI) Cimulu resmi dikembalikan sesuai hasil kesepakatan bersama yang melibatkan para petani pemakai air, pemerintah kecamatan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai Citanduy.
Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari notula pertemuan dengan petani pemakai air di Kecamatan Cibeureum pada 22 Juni 2026 serta pertemuan antara pihak kecamatan, BPP Pertanian yang berada di wilayah Daerah Irigasi Cimulu, dan UPTD PSDA Wilayah Sungai Citanduy pada 25 Juni 2026.
Ketua BPP Manonjaya, H. Ucu, saat ditemui di Kantor BPP Manonjaya menjelaskan bahwa hasil rapat memutuskan untuk mengembalikan jadwal gilir air yang sebelumnya telah mengalami perubahan. Menurutnya, kebijakan tersebut diambil agar petani dapat menyelamatkan tanaman pada Musim Tanam (MT) II semaksimal mungkin.

“Petani yang telah memasuki Musim Tanam III diimbau menggunakan air secara bijaksana karena pada musim tanam ketiga lebih dianjurkan menanam komoditas palawija yang membutuhkan air lebih sedikit,” ujarnya.
Jadwal Gilir Air Baru
Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan aliran air di Daerah Irigasi Cimulu, jadwal gilir air ditetapkan sebagai berikut:
Jadwal Sebelumnya:
- Kecamatan Purbaratu: pukul 22.00–06.00 WIB.
- Kecamatan Cibeureum: pukul 17.00–22.00 WIB.
- Kecamatan Manonjaya: pukul 06.00–17.00 WIB.
Jadwal yang Berlaku Mulai 8 Juli 2026 pukul 18.00 WIB:
- Kecamatan Cibeureum: pukul 06.00–18.00 WIB.
- Kecamatan Manonjaya: pukul 18.00–06.00 WIB.
- Kecamatan Purbaratu: pintu penguras Talang BCMU 3A Gunung Huni dibuka 10 sentimeter selama 24 jam.
Pihak UPTD menegaskan bahwa jadwal gilir air tersebut tidak bersifat permanen dan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi lapangan serta ketersediaan debit air.
Selain itu, Koordinator Satuan Pelayanan Citanduy Hulu diminta tetap melaksanakan piket kekeringan dengan membuka pintu pembuang Daerah Irigasi Citanduy di Kampung Bobojong, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 23.00 WIB, sekaligus melakukan pemantauan terhadap kondisi kekeringan.
Petani Merasa Lega
Sebelumnya, sejumlah stakeholder bersama perwakilan kelompok tani berencana mendatangi Kantor UPTD PSDA Wilayah Sungai Citanduy di Kota Tasikmalaya untuk menyampaikan aspirasi terkait perubahan jadwal distribusi air. Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan, mereka memilih menyampaikan aspirasi secara resmi melalui surat.
Keputusan mengembalikan jadwal gilir air disambut positif oleh para petani dan kelompok tani. Mereka mengaku lega karena jadwal yang sebelumnya diubah tanpa sepengetahuan para pengguna air akhirnya dikembalikan berdasarkan hasil koordinasi bersama.
Para petani berharap kebijakan tersebut mampu menjaga kelancaran distribusi air sehingga produktivitas pertanian pada musim tanam kedua tetap dapat dipertahankan, sekaligus mengurangi potensi konflik antarwilayah pengguna air.
Menunggu Klarifikasi UPTD
Hingga berita ini diterbitkan, pihak UPTD PSDA Wilayah Sungai Citanduy belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum membuahkan hasil karena pejabat irigasi maupun Kepala UPTD tidak berada di kantor. Menurut keterangan petugas keamanan yang berjaga, para pejabat terkait sedang berada di luar kantor.
(Asjen)





