PC IAI Ciamis Tegaskan Komitmen Cegah Penyalahgunaan Psikotropika dan OOT Ilegal
Buletin News.id
CIAMIS || Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (PC IAI) Kabupaten Ciamis bersama Pengurus Daerah (PD) IAI Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mencegah penyalahgunaan psikotropika serta peredaran gelap Obat-Obat Tertentu (OOT) ilegal.
Komitmen tersebut disampaikan dalam momentum peringatan World Pharmacists Day (WPD), 24 September 2026. Upaya pencegahan dinilai penting untuk memastikan penggunaan obat di masyarakat berlangsung aman dan sesuai ketentuan.
Ketua PC IAI Kabupaten Ciamis, apt. Ane Kustini, S.Si., mengatakan apoteker tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menyerahkan obat kepada pasien, tetapi juga berperan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari risiko penyalahgunaan obat.
“Apoteker tidak hanya bertugas menyerahkan obat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam melindungi masyarakat dari penyalahgunaan obat. Kami berkomitmen memastikan seluruh fasilitas pelayanan kefarmasian menjalankan praktik sesuai standar profesi,” tegas Ane.
Menurutnya, pelayanan kefarmasian harus dilaksanakan secara aman dan sesuai standar profesi. Hal tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya praktik ilegal yang dapat membahayakan masyarakat.
PC IAI Ciamis juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memperoleh obat, khususnya obat yang penggunaannya membutuhkan pengawasan.
Masyarakat diimbau membeli dan memperoleh obat hanya melalui sarana kefarmasian resmi dan berizin, seperti apotek, puskesmas, klinik, maupun rumah sakit.
Selain itu, masyarakat dianjurkan berkonsultasi dengan apoteker untuk memperoleh informasi mengenai penggunaan obat secara tepat dan aman.
Melalui momentum World Pharmacists Day, PC IAI Ciamis menegaskan bahwa keterlibatan apoteker menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan keamanan penggunaan obat sekaligus mendorong masyarakat lebih bijak dalam memperoleh dan menggunakan obat.
“Tanya Obat, Tanya Apoteker!”
(Iday)





