Diduga Terjun ke Sungai Citanduy, Proses Pencarian Warga di Jembatan Cirahong Masih Berlangsung
BuletinNews.id
TASIKMALAYA Manonjaya – Proses pencarian terhadap seorang warga yang diduga melakukan aksi nekat dengan terjun dari atas Jembatan Cirahong ke aliran Sungai Citanduy, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, hingga Jumat masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi mata yang saat itu tengah bertugas mengatur parkir di depan warung sorabi di kawasan Jembatan Cirahong, wilayah Manonjaya. Korban disebut melompat langsung ke arah Sungai Citanduy yang kondisi arusnya saat ini terpantau tidak terlalu deras.
Dari data sementara yang berhasil dihimpun, korban diduga bernama Wiwie. Identitas tersebut diketahui setelah petugas menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di dalam tas yang berada pada sebuah sepeda yang diduga milik korban dan ditinggalkan di area parkir sekitar jembatan.

Menurut pemilik warung di sekitar lokasi, sebelum kejadian korban sempat membeli makanan ringan dan tidak menunjukkan gelagat mencurigakan.
Hingga berita ini diturunkan, personel dari Polsek Manonjaya, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, BPBD Kabupaten Ciamis, relawan, serta warga sekitar masih bersiaga di lokasi guna melakukan penyisiran awal di sepanjang pinggiran sungai.
Kapolsek Manonjaya, AKP Soni, mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami dari Polsek Manonjaya bersama unsur BPBD Tasikmalaya dan Ciamis, serta para relawan dan warga setempat, saat ini sudah bersiaga penuh di lokasi untuk melakukan upaya penanganan awal dan penyisiran sejauh yang bisa dilakukan,” ujar AKP Soni saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.
“Saat ini kami juga sedang menunggu kedatangan tim dari Basarnas dan Polres Tasikmalaya yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi guna memimpin langsung jalannya operasi pencarian dan penanganan perkara ini secara menyeluruh,” tambahnya.
Sementara itu, pihak BPBD Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan bahwa saat ini fokus utama mereka adalah memberikan dukungan teknis di lapangan. Untuk perkembangan resmi terkait proses pencarian selanjutnya, keterangan akan disampaikan oleh pihak Basarnas sebagai komando utama operasi evakuasi.
Situasi di sekitar Jembatan Cirahong hingga kini masih dipadati warga yang ingin menyaksikan proses pencarian. Petugas terus mengimbau masyarakat agar menjaga jarak aman dan tidak mengganggu jalur evakuasi yang tengah dipersiapkan.
(Ki PR)





