Peduli Korban Angin Kencang, Kadus Sirnamulya Salurkan Santunan dan Dorong Perbaikan Rumah Warga
Buletin News.id
CIAMIS || Kepedulian terhadap warga terdampak bencana angin kencang ditunjukkan Kepala Dusun Sirnamulya, Desa Sirnajaya, Kecamatan Rajadesa di Kabupaten Ciamis. Ade Kosasih mendatangi kediaman Ucen (54), warga Dusun Sirnamulya, RT 05/RW 03, yang rumahnya tertimpa pohon akibat bencana angin kencang.
Dalam kunjungannya pada Selasa (27/10/2026), Ade Kosasih menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga Ucen sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril pascabencana. Bantuan tersebut diterima oleh anak Ucen karena saat kunjungan berlangsung, Ucen bersama istrinya sedang tidak berada di rumah.
Ade Kosasih mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian pribadi sekaligus tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian saya kepada keluarga korban. Saya berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka sekaligus memberikan semangat agar tetap tabah menghadapi musibah,” ungkapnya.
Dorong Pengajuan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Tak hanya memberikan bantuan sembako, Ade Kosasih juga berupaya mendorong perbaikan rumah Ucen yang dinilai membutuhkan perhatian serius. Menurutnya, kondisi rumah tersebut memang layak untuk diusulkan mendapatkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Ia mengungkapkan, data keluarga Ucen telah diminta oleh pihak Baznas Desa Sirnajaya untuk keperluan pengajuan bantuan perbaikan rumah.
“Insyaallah, saya sudah diminta data oleh Baznas Desa Sirnajaya untuk pengajuan perbaikan rumahnya. Mengingat kondisi rumahnya memang layak mendapatkan bantuan Rutilahu, mudah-mudahan pengajuan ini bisa ditindaklanjuti,” ujar Ade.
Upaya tersebut diharapkan menjadi langkah awal agar keluarga Ucen tidak hanya mendapatkan bantuan darurat, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk menempati rumah yang lebih aman dan layak.
Warga Diminta Waspada Menjelang Musim Hujan
Dalam kesempatan itu, Ade Kosasih turut mengingatkan masyarakat Dusun Sirnamulya agar meningkatkan kewaspadaan menjelang musim hujan. Menurutnya, potensi bencana perlu diantisipasi sejak dini, terutama di lingkungan permukiman yang memiliki pohon besar atau ranting yang rawan tumbang saat angin kencang.
Ia mengimbau warga untuk memeriksa kondisi pohon di sekitar rumah dan melakukan pemangkasan apabila berpotensi membahayakan bangunan maupun keselamatan penghuni.
Selain itu, kebersihan saluran air juga menjadi perhatian penting. Warga diminta bergotong royong membersihkan aliran sungai, saluran irigasi, dan drainase agar tidak tersumbat oleh sampah maupun material lainnya.
“Menjelang musim hujan, masyarakat harus lebih berhati-hati. Pohon-pohon yang dekat dengan rumah agar diperiksa dan dipangkas jika berpotensi tumbang. Begitu juga sungai, irigasi, dan drainase harus dibersihkan supaya aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan masalah,” pesannya.
Kepedulian dan Kesiapsiagaan Harus Berjalan Bersama
Peristiwa yang menimpa keluarga Ucen menjadi pengingat bahwa bencana angin kencang dapat mengancam keselamatan warga dan merusak tempat tinggal, terutama rumah dengan kondisi bangunan yang rentan.
Karena itu, kepedulian sosial melalui bantuan kepada korban perlu diiringi langkah nyata untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Pemangkasan pohon rawan tumbang, pembersihan saluran air, serta perhatian terhadap rumah yang tidak layak huni menjadi bagian penting dari upaya mengurangi risiko bencana.
Langkah Ade Kosasih yang memberikan santunan sekaligus mendorong pengajuan bantuan Rutilahu diharapkan dapat membantu keluarga Ucen bangkit dari musibah. Di sisi lain, imbauan kewaspadaan menjadi ajakan bagi seluruh warga Dusun Sirnamulya untuk memperkuat semangat gotong royong demi menciptakan lingkungan yang lebih aman saat musim hujan tiba.
(Ton)





