Perkuat Sinergi Jelang Pilkada, Bawaslu Ciamis Sambangi Lapas dan Kejari

Perkuat Sinergi Jelang Pilkada, Bawaslu Ciamis Sambangi Lapas dan Kejari

Buletin News.id

Ciamis ||  Jajaran pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis terus memperkuat barisan menjelang perhelatan pesta demokrasi. Dalam upaya memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan, (28/04/2026) Bawaslu Ciamis menggelar safari silaturahmi sekaligus konsolidasi demokrasi ke dua instansi strategis: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis.

Dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Ciamis, Jajang Miftahudin, kunjungan ini menjadi langkah preventif untuk memetakan potensi kerawanan serta memastikan hak pilih warga negara terlindungi, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa tahanan.



Menjamin Hak Pilih di Balik Jeruji
Kunjungan ke Lapas Kelas IIB Ciamis difokuskan pada koordinasi pemutakhiran data pemilih. Jajang menekankan bahwa status sebagai warga binaan tidak serta-merta menggugurkan hak konstitusional seseorang untuk memilih.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga binaan yang memiliki hak pilih terdaftar dengan benar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Koordinasi dengan pihak Lapas sangat krusial agar teknis pemungutan suara di lokasi khusus nanti berjalan tanpa kendala,” ujar Jajang Miftahudin.
Penguatan Gakkumdu di Kejari Ciamis
Setelah dari Lapas, rombongan berlanjut ke Kantor Kejaksaan Negeri Ciamis. Pertemuan ini bertujuan untuk menyolidkan sinergi dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Mengingat kompleksitas pelanggaran pemilu yang mungkin terjadi, kesamaan persepsi antara pengawas dan jaksa penuntut menjadi kunci utama.
“Silaturahmi ke Kejari ini adalah bagian dari penguatan fungsi penegakan hukum. Kami ingin menyamakan pola penanganan tindak pidana pemilu agar proses hukum bisa berjalan cepat, tepat, dan transparan,” tambah Jajang.
Komitmen Demokrasi Berintegritas
Langkah proaktif Bawaslu Ciamis ini mendapat apresiasi dari kedua lembaga tersebut. Konsolidasi lintas sektoral ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan meningkatkan kualitas demokrasi di Tatar Galuh.
Dengan adanya pengawasan yang melekat sejak dini, Bawaslu Ciamis optimis bahwa potensi kerawanan, baik administratif maupun pidana, dapat dimitigasi dengan lebih efektif demi terciptanya Pilkada yang jujur dan adil.

(Yana Kurniawan)H

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *