Rumah Kayu Miring Parah di Sirna Mulya Terancam Ambruk, Keluarga Nana Harap Bantuan Pemerintah
Buletin News.id
CIAMIS || Sebuah rumah kayu milik warga Dusun Sirna Mulya, Desa Sirna Jaya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, mengalami kemiringan yang cukup parah hingga dikhawatirkan roboh. Kondisi tersebut membuat penghuni rumah merasa cemas, terutama saat memasuki musim hujan.
Pemilik sekaligus penghuni rumah, Nana (37), seorang pekerja serabutan, mengaku setiap hari merasa khawatir dengan keselamatan keluarganya. Namun, keterbatasan ekonomi membuat dirinya tetap bertahan menempati rumah tersebut bersama istri dan dua anaknya.
“Memang saya khawatir rumah ini ambruk, apalagi kalau musim hujan. Tetapi mau bagaimana lagi, saya belum punya tempat tinggal lain dan belum mampu membuat rumah sendiri,” ujar Nana.
Nana menjelaskan, rumah kayu yang ditempatinya bukan milik pribadi, melainkan peninggalan saudaranya yang telah meninggal dunia. Karena belum memiliki tempat tinggal sendiri, ia terpaksa memanfaatkan rumah tersebut sebagai tempat berlindung bersama keluarganya.

“Saya bukan tidak takut dengan keselamatan anak dan istri saya. Saya juga ingin punya rumah yang layak, tetapi kondisi ekonomi belum memungkinkan,” katanya.
Rumah yang berada di wilayah RT 07 RW 03 Dusun Sirna Mulya tersebut kini membutuhkan perhatian karena kondisi bangunan yang semakin mengkhawatirkan. Kemiringan rumah yang sudah parah dikhawatirkan tidak mampu bertahan, terutama ketika diterpa hujan deras dan angin kencang.
Nana berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait untuk memperbaiki rumah tersebut agar keluarganya dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman.
“Saya berharap ada uluran tangan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah ini. Saya ingin bisa menempati rumah bersama keluarga tanpa rasa takut,” harapnya.
Kondisi rumah Nana menjadi gambaran masih adanya warga yang membutuhkan dukungan untuk mendapatkan hunian yang lebih layak dan aman. Pemerintah setempat diharapkan dapat melakukan pendataan serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan warga yang mengalami kondisi serupa.
(Li2/Tono)





