Tujuh Bulan di Tahun 2026 Kepemimpinan Lucky Hakim-Syaefudin, Capaian Kesehatan dan Infrastruktur Jadi Prioritas Indramayu REANG
Buletin News.id
Indramayu || Memasuki tujuh bulan masa pemerintahan, Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan visi Indramayu REANG yang meliputi Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.
Sejumlah capaian strategis berhasil ditorehkan Pemerintah Kabupaten Indramayu sepanjang periode Januari hingga Juli 2026. Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat, disertai percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah.

Di bidang infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Indramayu mencatat sejumlah progres pembangunan, di antaranya perbaikan jalan lingkungan sepanjang 20.298 meter, peningkatan jalan desa sepanjang 31.200 meter, serta perbaikan jalan kabupaten sepanjang 23.160 meter.
Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan normalisasi sungai dan saluran pembuang sepanjang 60.170 meter, peningkatan jaringan irigasi permukaan sepanjang 6.110 meter, serta pembangunan dan pemasangan 3.199 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ditargetkan terus berlanjut hingga Desember 2026.
Sementara itu, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam tujuh bulan perjalanan pemerintahan Lucky Hakim–Syaefudin. Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang merata, mudah diakses, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan, penguatan rumah sakit milik pemerintah daerah, serta optimalisasi peran Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Hasilnya, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Indramayu menunjukkan tren yang sangat positif,” ujar pemerintah daerah dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).
Hingga Agustus 2026, cakupan peserta JKN di Kabupaten Indramayu telah mencapai 99,81 persen dari total jumlah penduduk. Angka tersebut menunjukkan bahwa hampir seluruh masyarakat Indramayu telah memiliki perlindungan jaminan kesehatan.
Tidak hanya mengejar peningkatan jumlah kepesertaan, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga terus mendorong tingkat keaktifan peserta. Saat ini, tingkat keaktifan peserta JKN telah mencapai 78,57 persen dari target yang ditetapkan sebesar 80 persen.
Sebagai bentuk keberpihakan terhadap masyarakat kurang mampu, Pemkab Indramayu mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk menjamin kepesertaan warga dalam program kesehatan nasional. Sebanyak 541.445 jiwa telah didaftarkan sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja (PBPU-BP) dengan iuran yang sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah.
Total anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai Rp233,8 miliar.
“Kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga Indramayu yang kesulitan berobat karena tidak memiliki biaya. Dengan cakupan JKN yang hampir 100 persen ini, kita selangkah lebih dekat menuju Indramayu yang sehat dan sejahtera,” ujar Bupati Indramayu Lucky Hakim.
Capaian di sektor kesehatan dan pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari fondasi perjalanan pemerintahan Lucky Hakim–Syaefudin dalam mewujudkan Indramayu REANG yang inklusif, maju, serta memiliki daya saing.
Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan bahwa berbagai program pembangunan akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan pelayanan publik, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Kosim)





