Warga Cikadu Manonjaya Geger, Delapan Mesin Pompa Air Sanyo Raib Digondol Maling dalam Semalam

Warga Cikadu Manonjaya Geger, Delapan Mesin Pompa Air Sanyo Raib Digondol Maling dalam Semalam

Buletin News id

TASIKMALAYA ||  Sejumlah warga Kampung Lio, RT 06/RW 02, Desa Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, dibuat geger pada Jumat pagi (23/10/2026). Pasalnya, delapan mesin pompa air atau Sanyo milik warga dilaporkan hilang diduga akibat aksi pencurian pada malam hari.

Peristiwa tersebut baru diketahui warga saat hendak menyalakan pompa air pada dini hari. Mereka mendapati air tidak mengalir seperti biasanya. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata mesin pompa air di sejumlah rumah telah raib.

Ketua RT 06, Henhen, menuturkan bahwa dirinya mengetahui kejadian itu sekitar pukul 04.00 WIB ketika bangun tidur dan mencoba menyalakan sakelar pompa air.

“Kenapa air tidak jalan? Biasanya terdengar suara mesin. Saya sempat berpikir, apa hilang? Ah, tidak mungkin,” tuturnya.

Seusai salat Subuh, Henhen mencoba memeriksa lokasi pompa air dengan penerangan seadanya dari lampu telepon genggam. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati mesin Sanyo miliknya sudah tidak ada. Setelah memeriksa mesin lainnya, ternyata pompa air yang lain juga hilang.

Dengan perasaan lemas, Henhen kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada istri dan warga sekitar. Tak disangka, sejumlah warga lainnya ternyata mengalami nasib serupa. Total, sebanyak delapan rumah dilaporkan kehilangan mesin pompa air.

Pengalaman serupa dialami Ela, warga setempat. Ia mengaku sudah bangun sekitar pukul 03.00 WIB dan langsung menyalakan sakelar pompa air. Namun, air tak kunjung mengalir.

“Semalam saya bersama suami masih menggunakan air sekitar pukul 00.00 WIB. Tetapi, saat pukul 03.00 WIB, air sudah tidak mengalir. Ternyata mesin pompa air kami juga hilang,” ungkap Ela.

Warga lainnya, Iim, mengaku kaget setelah mengetahui mesin pompa air miliknya turut raib.

“Ini keterlaluan. Dalam satu malam, sampai delapan rumah kehilangan mesin Sanyo akibat dibobol maling,” keluhnya.

Menurut warga, sejumlah mesin pompa air yang hilang bahkan masih tergolong baru. Salah satunya milik Mang Entis, sementara mesin pompa air milik Ketua RT juga disebut masih baru.

Di tengah kejadian tersebut, warga berbondong-bondong berkumpul untuk membicarakan kemungkinan keberadaan pelaku dan cara menelusuri mesin pompa air yang hilang. Sebagian warga menduga barang-barang tersebut mungkin dijual ke tempat penampungan barang bekas di luar wilayah setempat. Ada pula yang menduga mesin dibongkar terlebih dahulu sebelum dijual.

Namun, dugaan tersebut masih sebatas perkiraan warga dan belum diketahui kebenarannya.

Warga mengungkapkan bahwa kasus pencurian mesin pompa air bukan kali pertama terjadi. Menurut mereka, kejadian serupa juga pernah menimpa warga di desa atau dusun lain, bahkan beberapa rumah disebut kehilangan mesin pompa air dalam satu malam.

Kondisi ini membuat warga resah dan mempertanyakan langkah yang harus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Warga berharap kasus pencurian tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan pihak berwenang bisa membantu mengungkap pelaku serta menelusuri keberadaan mesin pompa air yang hilang.

Selain melaporkan kejadian kepada pihak berwenang, warga juga perlu meningkatkan kewaspadaan bersama, memperkuat keamanan lingkungan melalui ronda malam, serta mempertimbangkan pemasangan pengaman tambahan pada mesin pompa air.

Kasus ini menjadi perhatian warga agar keamanan lingkungan lebih ditingkatkan, sehingga masyarakat dapat kembali merasa aman dan nyaman.

(Asep)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *