Dilantik Jadi Pengurus 2026/2027, Mahasiswa Ciamis di Tasikmalaya Ditantang Beri Kontribusi Nyata untuk Daerah
Buletin News.id
CIAMIS – Keluarga Mahasiswa Ciamis Regional Tasikmalaya resmi mengukuhkan dan melantik kepengurusan periode 2026/2027 di Aula DPRD Kabupaten Ciamis, Minggu (18/10/2026). Momentum ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi titik awal bagi mahasiswa asal Ciamis untuk memperkuat solidaritas, mengasah gagasan, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi daerah.
Mengusung tema “Menyambut Masa Depan, Memulai Perjalanan dan Mewujudkan Kebermanfaatan”, kegiatan tersebut dihadiri Bupati Ciamis yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. Erwan Darmawan, S.STP., M.S., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan kepolisian dan kejaksaan, serta puluhan mahasiswa.
Ketua terpilih Keluarga Mahasiswa Ciamis Regional Tasikmalaya, Riki Al-Fatah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya organisasi sebagai ruang berkumpul, bertukar pikiran, dan membangun kepedulian terhadap kampung halaman.
Riki, mahasiswa Universitas Siliwangi (Unsil) dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, berharap organisasi yang dipimpinnya mampu menjadi jembatan bagi mahasiswa asal Ciamis untuk menyatukan potensi dan melahirkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui organisasi ini, kami ingin berkontribusi untuk Kabupaten Ciamis. Kami juga berharap Keluarga Mahasiswa Ciamis Regional Tasikmalaya bisa menjadi wadah silaturahmi, tempat bertukar pikiran, serta menghadirkan perubahan positif meskipun dimulai dari hal-hal kecil,” ungkap Riki.
Mahasiswa Tak Cukup Berorganisasi, Harus Berdampak
Pesan mengenai pentingnya kontribusi nyata juga disampaikan Bupati Ciamis melalui Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Erwan Darmawan. Ia mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan dan dilantik, sekaligus mengingatkan bahwa amanah organisasi harus dijalankan dengan tanggung jawab.
Menurut Erwan, tema yang diangkat mengandung pesan penting tentang kesiapan menghadapi masa depan, keberanian memulai langkah, serta komitmen menjadikan organisasi sebagai sarana menghadirkan kebermanfaatan.
Ia menegaskan, organisasi mahasiswa tidak semestinya hanya menjadi tempat berkumpul atau menjalankan agenda seremonial. Lebih dari itu, organisasi harus mampu menjadi ruang tumbuh bagi pemikiran kritis, kreativitas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
“Organisasi mahasiswa harus menjadi ruang tumbuh bagi pemikiran kritis, kreativitas, dan kepedulian sosial. Organisasi yang kuat bukan semata-mata diukur dari banyaknya anggota, melainkan dari kualitas sumber daya manusianya, soliditas kepengurusan, serta kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak berhenti pada pelantikan pengurus. Tantangan sesungguhnya justru terletak pada kemampuan menerjemahkan visi dan komitmen menjadi program kerja yang relevan, berkelanjutan, serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Jangan Lupakan Ciamis sebagai Tanah Kelahiran
Di hadapan para mahasiswa, Erwan juga mengingatkan pentingnya menjaga keterikatan dengan daerah asal. Menurutnya, pengalaman, pengetahuan, dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi harus menjadi bekal untuk turut mendorong kemajuan Kabupaten Ciamis.
Ia menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak semata-mata ditentukan oleh pencapaian pribadi, tetapi juga oleh sejauh mana ilmu dan pengalaman yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Jangan pernah melupakan Ciamis sebagai tanah kelahiran. Bawalah ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk ikut membangun daerah. Keberhasilan sejati bukan semata-mata tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada orang lain dan lingkungan sekitar,” pesannya.
Bagi mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di luar daerah, pesan tersebut menegaskan bahwa jarak geografis tidak seharusnya memutus kepedulian terhadap kampung halaman. Sebaliknya, pengalaman akademik dan jejaring yang dibangun di lingkungan kampus dapat menjadi modal untuk menghadirkan perspektif baru bagi pembangunan daerah.
Menanti Aksi Nyata Kepengurusan Baru
Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap Keluarga Mahasiswa Ciamis Regional Tasikmalaya dapat menjadi mitra strategis dalam mendorong kemajuan pendidikan, mengembangkan potensi generasi muda, serta menyampaikan gagasan konstruktif bagi pembangunan daerah.
Harapan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan periode 2026/2027. Soliditas internal, kualitas kaderisasi, dan kemampuan merancang program yang menjawab kebutuhan mahasiswa maupun masyarakat akan menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi ke depan.
Dengan kepengurusan baru, Keluarga Mahasiswa Ciamis Regional Tasikmalaya diharapkan tidak hanya menjaga hubungan antarmahasiswa, tetapi juga mampu membangun ruang kolaborasi yang produktif antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah daerah.
Sebab, makna kebermanfaatan tidak cukup berhenti dalam tema dan pidato pelantikan. Nilainya akan benar-benar terlihat ketika gagasan diwujudkan menjadi tindakan, kepedulian diterjemahkan menjadi program, dan kehadiran organisasi mampu memberikan dampak nyata bagi Ciamis.
(Iday)





