Pekerjaan U-Ditch Dinas PUPR Ciamis, Jadi Sorotan

Pekerjaan U-Ditch Dinas PUPR Ciamis, Jadi Sorotan

Buletin News.id

Tasikmalaya ||  Pekerjaan pemasangan U-Ditch pada paket pelengkap jalan di Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, tengah menjadi sorotan. Proyek yang dikerjakan oleh CV Indonusa itu diduga tak sepenuhnya mengikuti standar teknis sebagaimana diatur dalam Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (Revisi 2) Kementerian PUPR.

Dugaan ini mencuat setelah ditemukan pemasangan U-Ditch tanpa lantai kerja, tanpa hamparan pasir, serta tanpa proses pemadatan dasar galian—tiga komponen yang menjadi bagian dari prosedur standar konstruksi saluran berbentuk U.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, Iwan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Ciamis, membenarkan bahwa proyek tersebut mengacu pada Spesifikasi Umum 2018. Ia menjelaskan bahwa pekerjaan masih berlangsung dan telah diberikan instruksi agar bagian yang tidak sesuai diperbaiki.

” Syarif Awaludin direktur CV. Indonusa, sedangkan Panjang U-Ditch 200 meter. Pekerjaan mengacu pada spesifikasi umum 2018 untuk pekerjaan konstruksi. Tidak memakai lantai kerja karena masih proses pekerjaan, dapat di perbaiki,” ujar Iwan.

Sementara itu, dari sudut pandang lembaga pengawasan kebijakan, muncul penilaian yang lebih kritis. L. Eryawan dari Lembaga Analisis Kebijakan Publik (LANSKIP) memaparkan bahwa instalasi U-Ditch seharusnya mengikuti standar teknis yang cukup rinci sebagaimana tercantum dalam Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 (Revisi 2), terutama pada Seksi 2.3 terkait gorong-gorong dan saluran.

Ia menjelaskan bahwa standar tersebut memuat tahapan berlapis, mulai dari survei lokasi, perencanaan desain berdasarkan kondisi lahan dan kapasitas tampung, hingga pelaksanaan yang harus memastikan dasar galian dipadatkan dan diberi lantai kerja beton kurus. Material pracetak pun idealnya memiliki mutu beton setara K-350.

“Pembuatan lantai kerja dari beton merupakan bagian penting untuk memastikan fondasi yang stabil dan rata bagi U-Ditch. Tanpa itu, risiko penurunan, pergeseran, atau kerusakan saluran meningkat,” tegas Eryawan.

Penjelasan itu menegaskan bahwa pemasangan U-Ditch bukan sekadar menaruh saluran pada galian, tetapi merupakan rangkaian teknis yang berkaitan langsung dengan kualitas drainase dan ketahanan konstruksi.

Hingga kini, publik menanti tindak lanjut dari pihak pelaksana dan Dinas PUPR Ciamis terkait instruksi perbaikan maupun pembongkaran bagian pekerjaan yang dinilai tidak sesuai. Proyek drainase seperti ini, meski tampak sederhana, memegang peran penting dalam mencegah kerusakan badan jalan serta meminimalkan risiko banjir di kawasan sekitar. Dengan standar yang jelas dan pengawasan yang ketat, kualitas infrastruktur daerah dapat terjaga, sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat pada proses pembangunan.

(Gun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *